ANALISIS SEMIOTIKA MAKNA KEHIDUPAN DALAM LIRIK LAGU SUJIWO TEJO “PADA SUATU KETIKA”

Rima Ambarsari, Desy (2012) ANALISIS SEMIOTIKA MAKNA KEHIDUPAN DALAM LIRIK LAGU SUJIWO TEJO “PADA SUATU KETIKA”. Other thesis, UPN ''VETERAN'' YOGYAKARTA.

[img] Text
persembahan dll.pdf

Download (193kB)

Abstract

Sujiwo Tejo adalah seorang budayawan, pelukis, penulis, pemusik dan dalang wayang. Lagu-lagu dari Sujiwo Tejo banyak diminati oleh masyarakat. Pada lagu “Pada Suatu Ketika”, Sujiwo Tejo menyajikan sebuah lagu dengan lirik berbahasa Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna kehidupan yang ingin disampaikan oleh Sujiwo Tejo melalui lirik lagu “Pada Suatu Ketika”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif interpretatif dengan menggunakan pendekatan teori semiotika dari pemikiran Ferdinand de Saussure,seseorang yang ahli dalam bidang linguistik. Menurut Saussure, bahasa di ibaratkan seperti sebuah uang logam dimana antara kedua sisinya saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan. Dalam semiotika Saussure, terdapat penanda (signifier) yang menjelaskan bentuk atau ekspresi. Dan petanda (signified) untuk menjelaskan konsep atau makna dari signification yang merupakan relasi dari penanda dan petanda, dimana di dalamnya terdapat upaya untuk memberi makna pada dunia. Proses penginterpretasian ini, awalnya peneliti membagi lirik lagu menjadi bait-bait tersendiri yang akhirnya menjadi signifier. Kemudian diartikan apa maksud dan makna yang terkandung di dalam lirik tersebut, sesuai dengan apa yang tertulis (level signified). Setelah itu mencoba mengaitkan lirik lagu tersebut dengan segala konteks sosial yang terdapat dalam masyarakat, level ini disebut signification. Validitas intrepretasi ini diperkuat dengan konteks fisik dan sosial yaitu melihat fenomena atau kejadian yang terjadi, Peneliti menginterpretasikan lirik lagu “Pada Suatu Ketika” dari Sujiwo Tejo. Setelah penginterpretasian ini selesai dilakukan, penulis mencoba mencari kevalidan data dengan meminta pendapat dari beberapa narasumber. Hal ini disebut intersubjektivitas. Intersubjektivitas adalah usaha untuk mencari dukungan terhadap hasil interpretasi peneliti terhadap objek penelitian. Hal ini dilakukan dengan melakukan wawancara dengan berbagai narasumber yang berkaitan dengan objek penelitian. Dari hasil penelitian, peneliti menemukan makna dalam lirik lagu “Pada Suatu Ketika” yaitu makna kehidupan, kesabaran, dan harapan masyarakat agar segala angkara murka yang terjadi di negara ini segera berakhir tanpa ada lagi korban jiwa. Lagu “Pada Suatu Ketika” merupakan sebuah bentuk perhatian Sujiwo Tejo terhadap negara Indonesia pada masa sekarang ini yang selalu dilanda bencana tiada henti, kacaunya pemerintahan di Indonesia, dan banyak pertikaian antar masyarakat Indonesia. Lagu ini diciptakan untuk menyampaikan makna kehidupan dalam balutan musik yang murung sesuai makna dari lirik lagu ini. Sujiwo Tejo is a humanist, painter, writer, musician and puppeteer. The songs of Sujiwo Tejo much in demand by the public. In the song "Pada Suatu Ketika", Sujiwo Tejo presents a song with lyrics in Javanese. This study aims to determine the meaning of life is to be conveyed by Sujiwo Tejo through lyrics "Pada Suatu Ketika". The method used in this study is a qualitative method using the interpretive approach to semiotic theory of Ferdinand de Saussure thought, someone who is an expert in the field of linguistics. According to Saussure, language be described as a coin in which the two sides are complementary and inseparable. In the semiotics of Saussure, there are signifier which describes the form or expression. And the signified to explain the concept or the meaning of signification that is the relation of signifier and signified, which in it there is an attempt to give meaning to the world. The process of interpreting this, researchers divided the song originally became a separate verses that eventually became the signifier. Then defined what the intent and meaning contained within the lyrics, according to what is written (level signified). After that try to associate the lyrics with all the social context present in the community, this level is called signification. The validity of this interpretation is reinforced by the physical and social context that saw the phenomenon or event that occurs, researchers interpret the lyrics of the song "Pada Suatu Ketika" from Sujiwo Tejo. After interpreting this is done, the author tries to find validity of the data by asking the opinion of some authorities. This is called intersubjectivity. Intersubjectivity is an attempt to seek support for the interpretation of research results to the object of research. This is done by conducting interviews with various sources of information related to the object of research. From the results of the study, researchers find meaning in the lyrics of the song "Pada Suatu Ketika" is the meaning of life, patience, and patience of hope and expectation that the wrath of all that happens in this country coming to an end without any more casualties. The song "Pada Suatu Ketika" is a form of attention to the Tejo Sujiwo Indonesia at the present time is always hit by the disaster relentless, chaotic administration in Indonesia, and many disputes between the people of Indonesia. The song was created to convey the meaning of life in her moody music that fit the meaning of this song.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: Erny Azyanti
Date Deposited: 24 Nov 2016 07:36
Last Modified: 24 Nov 2016 07:36
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/9361

Actions (login required)

View Item View Item