ANALISIS SEMIOTIKA REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM NOVEL OUT KARYA NATSUO KIRINO

FERDIANTO K., ARI (2013) ANALISIS SEMIOTIKA REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM NOVEL OUT KARYA NATSUO KIRINO. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (84kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Image
1.jpg

Download (679kB) | Preview
[img]
Preview
Image
2.jpg

Download (882kB) | Preview

Abstract

Novel Out adalah salah satu hasil karya Natsuo Kirino, seorang penulis yang kerap mengangkat tema feminisme ke dalam novel-novel hasil karyanya. Tema feminisme yang diangkat Natsuo Kirino dalam karyanya yang berjudul Out, mampu memberikan penggambaran konsep kekuatan perempuan melalui karakter dari tokoh-tokoh yang ada di dalam novel ini. Novel ini berhasil menggambarkan kekuatan perempuan lewat cerita-cerita sederhana yang dibungkus dalam genre kriminal yang gelap. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap bagaimana perempuan direpresentasikan dalam novel Out. Metode kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode semiotika. Dalam penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Pertama, dengan mengelompokan data yang berkaitan dengan perspektif novel dalam memposisikan nilai-nilai representasi perempuan lewat bahasa tulisannya kemudian menganalisis makna tanda-tanda dalam novel melalui uraian yang bersifat penjelas untuk mengetahui mengapa muncul representasi tersebut. Kedua, merumuskan analisis yang dilakukan pada tahap pertama. Teks yang akan dipilih dalam analisis nantinya yaitu melalui tahap pemilihan potonganpotongan cerita dalam novel. Berdasarkan hasil penelitian, representasi perempuan yang terwujud melalui: Pertama, representasi perempuan dalam kepemimpinan, yang menggambarkan bahwa perempuan pun mampu mengatur dan mengambil keputusan sebagai pemimpin. Kedua, representasi perempuan dalam keluarga, yang menggambarkan bahwa perempuan mampu diandalkan dalam menjalankan perannya di rumah tangga, baik sebagai pencari nafkah maupun sebagai pengurus rumah. Ketiga, representasi perempuan sebagai objek kekerasan yang menggambarkan posisi perempuan yang selalu lebih rendah dari laki-laki membuatnya sering menjadi korban kekerasan. Dari hasil penelitian ini, dapat diketahui ideologi yang dianut pengarang yaitu ideologi feminisme. Pengarang ingin mengajak pembaca untuk mengetahui makna hidup berdampingan antara laki-laki dan perempuan. Laki-laki dan perempuan adalah manusia, akan lebih baik jika saling menghargai tanpa harus membedakannya.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 08 Nov 2016 03:38
Last Modified: 08 Nov 2016 03:38
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/8519

Actions (login required)

View Item View Item