FEBRIAN, MUHAMAD RAIHAN PUTRA (2026) IDENTIFIKASI DAN PEMODELAN STRUKTUR PENGONTROL MANIFESTASI PANAS BUMI BERDASARKAN METODE GRAVITASI DI TEMPURAN, JAWA TENGAH. Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.
|
Text
115220091_Cover - Muhamad Raihan Putra Febrian.pdf Download (302kB) |
|
|
Text
115220091_Abstrak - Muhamad Raihan Putra Febrian.pdf Download (448kB) |
|
|
Text
115220091_Halaman Pengesahan - Muhamad Raihan Putra Febrian.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
115220091_Daftar isi - Muhamad Raihan Putra Febrian.pdf Download (975kB) |
|
|
Text
115220091_Daftar pustaka - Muhamad Raihan Putra Febrian.pdf Download (358kB) |
|
|
Text
115220091_Fulltext - Muhamad Raihan Putra Febrian.pdf Restricted to Repository staff only Download (15MB) |
Abstract
Panas bumi merupakan energi terbarukan yang masih terbatas digunakan di
Indonesia. Sedangkan, Indonesia memiliki potensi panas bumi sebesar 23,9 GW,
dan baru memanfaatkan sebesar 2,34 GW. Penelitian ini dilakukan dengan
menggunakan metode gravitasi di daerah Tempuran, Magelang, Jawa Tengah untuk
menganalisis sebaran anomali, mengidentifikasi litologi bawah permukaan, serta
memodelkan struktur pengontrol manifestasi panas bumi. Batasan penelitian
meliputi pengolahan Anomali Bouguer Lengkap (ABL) dari 121 titik amat dengan
densitas 2,5 g/cc yang dihasilkan dari perhitungan dengan metode Nettleton,
pemisahan anomali regional-lokal dengan Bandpass Filter, penajaman anomali
dengan filter Tilt Derivative (TDR) dan Total Horizontal Derivative (THD), serta
pemodelan forward 2,5D dan pembuatan diagram fence. Hasil penelitian
menunjukkan nilai ABL berkisar 73,206–113,916 mGal. Kondisi bawah
permukaan tersusun atas empat jenis litologi yaitu Aluvium (1,90 g/cc), Gunungapi
Sumbing Muda (2,45 g/cc), Breksi Gunungapi (2,60 g/cc), dan basement (2,85
g/cc). Analisis struktur geologi berhasil mendapatkan sebanyak 10 (sepuluh)
struktur yang terdapat di daerah penelitian. Zona hancuran dari perpotongan
struktur geologi yang terdapat pada daerah penelitian diduga menciptakan zona
dengan porositas, dan permeabilitas sekunder, yang juga diduga menjadi jalur
migrasi fluida hidrotermal dari reservoir menuju permukaan yang kemudian
membentuk manifestasi mata air panas Tempuran, Jawa Tengah.
Kata kunci: Anomali Bouguer, Manifestasi Panas bumi, Metode Gravitasi, Struktur
Bawah Permukaan, Tempuran.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anomali Bouguer, Manifestasi Panas bumi, Metode Gravitasi, Struktur Bawah Permukaan, Tempuran. |
| Subjek: | Q Science > QE Geology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geofisika |
| Depositing User: | A.Md Eko Suprapti |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 01:48 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 01:48 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49991 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
