Muhammad Ryas Zulvan, . (2026) Affordance Digital Platform Dalam Membentuk Visibilitas Disabilitas Pada Event Shaduk Jotosh. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
154220103_cover - Muhammad Ryas Zulvan.pdf Download (90kB) |
|
|
Text
111220125_Abstrak - Vabiyan Dionisius Sitepu.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
154220103_Halaman Pengesahan - Muhammad Ryas Zulvan.pdf Download (471kB) |
|
|
Text
154220103_Daftar Isi - Muhammad Ryas Zulvan.pdf Download (676kB) |
|
|
Text
154220103_Daftar Pustaka - Muhammad Ryas Zulvan.pdf Download (928kB) |
|
|
Text
154220103_Fulltext - Muhammad Ryas Zulvan.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji peran affordance digital platform dalam membentuk
visibilitas penyandang disabilitas pada event pertandingan kick boxing amatir
Shaduk Jotosh. Shaduk Jotosh merupakan pertandingan kick boxing inklusif yang
digagas oleh Bondan Gemoy, di mana penyandang disabilitas turut berpartisipasi
sebagai fighter aktif dan kontennya didistribusikan secara konsisten melalui TikTok
dan YouTube. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif-interpretatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi
terhadap delapan informan, meliputi founder Shaduk Jotosh, tiga fighter
penyandang disabilitas, dua penonton online, dan dua penonton langsung. Analisis
data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dianalisis berdasarkan
tiga dimensi visibilitas: relational, strategic, dan outcome-driven. Pada dimensi
relational, fitur mention, tag, stitch, dan algoritma For You Page berperan dalam
memperluas jaringan audiens. Pada dimensi strategic, visibilitas dibentuk melalui
pengemasan narasi, strategi teaser dan call out, moderasi komentar, serta
transparansi proses. Pada dimensi outcome-driven, visibilitas digital membentuk
cara pandang audiens terhadap disabilitas, mendorong pengakuan sosial, membuka
peluang ekonomi bagi fighter, serta menumbuhkan harapan menuju regulasi formal
yang lebih inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa affordance digital platform
tidak sekadar menjadi sarana distribusi konten, melainkan instrumen pemberdayaan
untuk penyandang disabilitas membangun identitas dan dapat menegosiasikan
eksistensi mereka di ruang publik digital.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: affordance, digital platform, visibilitas, disabilitas, Shaduk Jotosh |
| Subjek: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Hubungan Masyarakat |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 02:37 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 02:37 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49844 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
