Afifa, Dinda Dewi Nur (2026) KARAKTERISTIK HIDROGEOKIMIA DAN EVALUASI KUALITAS AIRTANAH SEBAGAI INDIKATOR KELAYAKAN KONSUMSI DI KECAMATAN KEJOBONG DAN SEKITARNYA, KABUPATEN PURBALINGGA, PROVINSI JAWA TENGAH. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
111220039_Cover - DINDA DEWI NUR AFIFA.pdf Download (106kB) |
|
|
Text
111220039_Abstrak - DINDA DEWI NUR AFIFA.pdf Download (216kB) |
|
|
Text
111220039_Halaman Pengesahan - DINDA DEWI NUR AFIFA.pdf Download (275kB) |
|
|
Text
111220039_Daftar Isi - DINDA DEWI NUR AFIFA.pdf Download (151kB) |
|
|
Text
111220039_Daftar Pustaka - DINDA DEWI NUR AFIFA.pdf Download (261kB) |
|
|
Text
111220039_Fulltext - DINDA DEWI NUR AFIFA.pdf Restricted to Repository staff only Download (51MB) |
Abstract
Daerah penelitian berada di Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga,
Provinsi Jawa Tengah, yang tersusun oleh produk batuan vulkanik berupa lava
andesit dan breksi vulkanik. Kondisi geologi tersebut berperan terhadap keberadaan
dan karakteristik airtanah karena air yang meresap akan berinteraksi dengan batuan
penyusun akuifer. Airtanah di daerah penelitian dimanfaatkan masyarakat untuk
kebutuhan domestik, sehingga kondisi hidrogeologi, karakteristik hidrogeokimia,
dan kualitas airtanah perlu diketahui untuk menilai kelayakannya sebagai sumber
air minum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi dan
hidrogeologi, mengidentifikasi karakteristik hidrogeokimia, serta mengevaluasi
kualitas airtanah berdasarkan parameter fisika, kimia, dan biologi. Data yang
digunakan meliputi data geologi permukaan, muka airtanah, geolistrik metode Ver-
tical Electrical Sounding, ion mayor, dan kualitas airtanah. Metode penelitian meli-
puti pemetaan geologi dan hidrogeologi, pengukuran muka airtanah, interpretasi
geolistrik, analisis ion mayor, interpretasi Diagram Stiff dan Diagram Trilinear
Piper, serta evaluasi kualitas airtanah berdasarkan standar baku mutu yang berlaku.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian tersusun atas Satuan Lava
Andesit Ligung dan Satuan Breksi Vulkanik Ligung. Pola aliran airtanah bergerak
dari utara–timur laut menuju selatan–barat daya mengikuti kondisi topografi. Hasil
interpretasi VES menunjukkan bahwa lapisan pembawa airtanah berkembang pada
batupasir tufan, sedangkan lapisan tuf dengan resistivitas lebih rendah
diinterpretasikan sebagai lapisan kurang permeabel. Akuifer dangkal berada pada
kedalaman 5,35–24,7 m, sedangkan akuifer utama berada pada kedalaman 47,1–
87,3 m. Karakteristik hidrogeokimia airtanah didominasi oleh ion Ca²⁺, Mg²⁺, dan
HCO₃⁻ dengan fasies utama Ca–Mg–HCO₃. Berdasarkan evaluasi kualitas airtanah,
seluruh sampel tidak layak dikonsumsi secara langsung karena mengandung
Escherichia coli dan Total coliform. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan
konstruksi sumur, pengolahan air sebelum dikonsumsi, serta pemantauan kualitas
airtanah secara berkala.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Airtanah, Hidrogeokimia, Kualitas Airtanah, Vulkanik, VES |
| Subjek: | Q Science > QE Geology T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 08:48 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 08:50 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49831 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
