Kontrol Struktur Geologi Terhadap Alterasi Dan Mineralisasi Di Wilayah Timburu: Indikasi Sistem Intrusion-Related Gold Deposit

FALKIS EDO FAVALI, . (2026) Kontrol Struktur Geologi Terhadap Alterasi Dan Mineralisasi Di Wilayah Timburu: Indikasi Sistem Intrusion-Related Gold Deposit. Skripsi thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[thumbnail of 111220150_Cover - Falkis Edo Favali.pdf] Text
111220150_Cover - Falkis Edo Favali.pdf

Download (142kB)
[thumbnail of 111220150_Abstrak - Falkis Edo Favali.pdf] Text
111220150_Abstrak - Falkis Edo Favali.pdf

Download (247kB)
[thumbnail of 111220150_Halaman Pengesahan - Falkis Edo Favali.pdf] Text
111220150_Halaman Pengesahan - Falkis Edo Favali.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of 111220150_Daftar Isi - Falkis Edo Favali.pdf] Text
111220150_Daftar Isi - Falkis Edo Favali.pdf

Download (228kB)
[thumbnail of 111220150_Daftar Pustaka - Falkis Edo Favali.pdf] Text
111220150_Daftar Pustaka - Falkis Edo Favali.pdf

Download (235kB)
[thumbnail of 111220150_Fulltext - Falkis Edo Favali.pdf] Text
111220150_Fulltext - Falkis Edo Favali.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (41MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Daerah Timburu, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, merupakan wilayah yang dipengaruhi aktivitas magmatisme dan deformasi tektonik yang berpotensi membentuk sistem hidrotermal pembawa mineralisasi emas. Struktur geologi berperan penting sebagai jalur migrasi fluida hidrotermal yang mengontrol perkembangan alterasi dan mineralisasi. Namun demikian, hubungan antara geologi daerah, alterasi, mineralisasi, dan kontrol struktur geologi di daerah Timburu masih belum dipahami secara menyeluruh. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji kontrol struktur geologi terhadap alterasi dan mineralisasi serta mengevaluasi indikasi sistem Intrusion-Related Gold Deposit (IRGD) di daerah penelitian. Metode penelitian meliputi pemetaan geologi permukaan, pengamatan alterasi dan mineralisasi, analisis struktur geologi, serta pengambilan sampel batuan. Analisis laboratorium dilakukan menggunakan petrografi, mineragrafi, analisis ASD (Analytical Spectral Devices), dan analisis geokimia Au–Ag dengan metode aqua regia digestion-Atomic Absorption Spectroscopy (AAS). Analisis stereografi digunakan untuk menentukan orientasi dan kinematika struktur geologi pada daerah penelitian. Seluruh data diintegrasikan untuk menyusun interpretasi geologi dan model kontrol struktur terhadap mineralisasi. Berdasarkan hasil penelitian, daerah penelitian tersusun oleh satuan peridotit, gabro, serpentinit, dan diorit porfiri yang dipengaruhi oleh sesar mendatar, shear zone, dan sistem rekahan. Alterasi yang berkembang meliputi alterasi silika + hematit, silika + illit + jarosit + hematit, illite/smektite + kaolinite + jarosit + goetit, dan klorit. Mineralisasi dijumpai pada urat kuarsa kompresi dan urat tensi yang mengandung mineral sulfida berupa pirit, galena, sfalerit, dan kalkopirit, dengan kadar Au berkisar <0,02 ppm hingga 2,45 ppm dan Ag berkisar <2 ppm hingga 8,289 ppm. Struktur geologi berperan sebagai pengontrol utama pembentukan urat, jalur migrasi fluida, serta distribusi alterasi dan mineralisasi. Karakteristik alterasi yang terbatas di sekitar urat kuarsa dengan geometri sheeted veins, asosiasi mineral sulfida yang relatif rendah, serta hubungan spasial dengan intrusi diorit porfiri mengindikasikan keterkaitan sistem mineralisasi di daerah penelitian dengan model Intrusion-Related Gold Deposit (IRGD). Namun demikian, konfirmasi lebih lanjut masih memerlukan data pendukung berupa geokimia unsur jejak, studi inklusi fluida, dan karakterisasi geokimia yang lebih rinci.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: alterasi, intrusion-related gold deposit, mineralisasi, struktur geologi, Timburu
Subjek: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 12 Oct 2026 03:29
Last Modified: 12 Oct 2026 03:29
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49716

Actions (login required)

View Item View Item