KURNIAWAN, RIDWAN ZAID (2026) EVALUASI KONDISI PERMUKAAN JALAN ANGKUT TERHADAP TIRE DAMAGE PADA OPERASIONAL PT SINAR TERANG MANDIRI TBK. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
COVER_112210001 - Ridwan ZK.pdf Download (109kB) |
|
|
Text
ABSTRAK_112210001 - Ridwan ZK.pdf Download (266kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN_112210001 - Ridwan ZK.pdf Download (183kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI_112210001 - Ridwan ZK.pdf Download (923kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA_112210001 - Ridwan ZK.pdf Download (200kB) |
|
|
Text
FULLTEXT_112210001 - Ridwan ZK.pdf Download (4MB) |
Abstract
Efisiensi operasional dalam industri pertambangan nikel sangat bergantung pada manajemen armada alat berat, di mana biaya ban Off-the-Road (OTR) merupakan salah satu komponen biaya operasional terbesar. Penelitian ini dilakukan di PT Sinar Terang Mandiri (STM) jobsite PT Weda Bay Nickel, Maluku Utara, yang menghadapi tantangan tingginya frekuensi penggantian ban pada unit Articulated Dump Truck (ADT). Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya kerusakan ban yang melampaui standar perusahaan (40 kejadian/bulan) serta kondisi jalan angkut yang belum sesuai dengan pedoman ideal. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi faktor eksternal penyebab kerusakan ban dan menilai kondisi permukaan jalan angkut dari Front Pit TOFU 8 menuju Dumping Point TOS menggunakan metode R.J. Thompson. Metode ini mengevaluasi lima parameter kerusakan utama: potholes, corrugations, rutting, loose material, dan stoniness. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh segmen jalan angkut berada pada kategori zona kuning (perlu pemeliharaan segera) dan zona merah (buruk/perlu perbaikan segera) dengan nilai Defect Score (DS) berkisar antara 38 hingga 69. Data historis periode Januari–Agustus 2025 mengidentifikasi dua jenis kerusakan ban paling dominan, yaitu Sidewall-Cut sebanyak 146 kejadian dan Spin Damage sebanyak 46 kejadian. Analisis korelasi regresi linear membuktikan hubungan sebab-akibat yang sangat kuat, di mana kerusakan Sidewall-Cut dipicu oleh kondisi rutting (amblasan) dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,8152, sedangkan kerusakan Spin Damage disebabkan oleh pengaruh gabungan parameter loose material dan stoniness dengan nilai (R2) sebesar 0,8392 akibat sistem pemeliharaan jalan angkut yang kurang optimal. Perbaikan pada manajemen perawatan jalan (road maintenance) secara rutin direkomendasikan untuk meningkatkan umur pakai ban dan efisiensi operasional.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jalan angkut tambang, Kerusakan permukaan jalan, Kerusakan Ban, Analisis Korelasi, R.J. Thompson. |
| Subjek: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 03:20 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 03:20 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49712 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
