Saputra, Ivan Aka (2026) STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL DESA WISATA BRAYUT DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS (Analisis Pada Akun Instagram @desawisatabrayut). Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.
|
Text
154220040_Cover - Aka Saputra.pdf Download (292kB) |
|
|
Text
154220040_Abstrak - Aka Saputra.pdf Download (594kB) |
|
|
Text
154220040_Halaman Pengesahan - Aka Saputra.pdf Download (552kB) |
|
|
Text
154220040_Daftar Isi - Aka Saputra.pdf Download (511kB) |
|
|
Text
154220040_Daftar Pustaka - Aka Saputra.pdf Download (525kB) |
|
|
Text
154220040_Fulltext - Aka Saputra.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi pemasaran digital Desa Wisata Brayut
dalam membangun brand awareness. Urgensi penelitian dilatarbelakangi fluktuasi
kunjungan wisatawan yang hanya aktif pada bulan-bulan tertentu serta hilangnya
kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2024, meskipun desa ini telah
berstatus desa wisata mandiri. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa
komunikasi pemasaran digital yang dilakukan belum mampu menjangkau khalayak
secara optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan
metode wawancara mendalam terhadap lima informan yang terdiri dari dua
pengelola dan tiga wisatawan yang pernah berkunjung ke Desa Wisata Brayut.
Analisis data menggunakan teori Regina Luttrell, The Circular Model of SoMe,
yang mencakup empat dimensi: share, optimize, manage, dan engage. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi share, Desa Wisata Brayut hanya
mengandalkan Instagram sebagai media pemasaran aktif dengan konten berupa
rekap kegiatan dan promosi yang masih bergantung pada kehadiran tamu. Pada
dimensi optimize, pengelola telah memanfaatkan fitur Instagram seperti hashtag,
penandaan lokasi, dan kolaborasi konten. Pada dimensi manage, seluruh
pengelolaan media sosial ditangani oleh satu admin yang juga merangkap sebagai
sekretaris desa wisata, serta aktif merespons komentar audiens. Pada dimensi
engage, interaksi dengan audiens belum optimal karena belum memanfaatkan fitur
seperti live streaming, polling, atau Q&A, meskipun kolaborasi dengan akun lain,
terutama @wisatasleman, telah dilakukan. Temuan lain menunjukkan adanya
pembatasan jumlah tamu untuk mengurangi sampah serta kemitraan dengan
beberapa hotel berbintang di Yogyakarta. Dari sisi wisatawan, Desa Wisata Brayut
lebih banyak dikenal melalui komunikasi dari mulut ke mulut. Penelitian
menyimpulkan bahwa pemasaran digital masih terbatas pada satu akun aktif dan
terkendala oleh keterbatasan sumber daya manusia
Kata Kunci : Komunikasi Pemasaran, Desa Wisata, Konten
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Ivan Aka Saputra (Penulis-154220040) ; Virginia Ayu Sagita (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Komunikasi Pemasaran, Desa Wisata, Konten |
| Subjek: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Hubungan Masyarakat |
| Depositing User: | A.Md Eko Suprapti |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 01:43 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 01:43 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49376 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
