KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU DAN MURID PENDERITA KANKER DALAM PROSES KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR ( Studi Deskriptif di Yayasan Kasih Anak Kanker Jogja (YKAKJ) )

NOVIANDINI, NOVIANDINI (2016) KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU DAN MURID PENDERITA KANKER DALAM PROSES KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR ( Studi Deskriptif di Yayasan Kasih Anak Kanker Jogja (YKAKJ) ). Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
COVER.pdf

Download (73kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (748kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (128kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (145kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK “Sekolah-Ku” merupakan salah satu fasilitas sekolah non formal yang disediakan oleh Yayasan Kasih Anak Kanker Jogja (YKAKJ) untuk membantu anak penderita kanker agar tetap dapat belajar meskipun dalam kondisi sakit. Murid di “Sekolah-Ku” merupakan kelompok belajar yang melibatkan murid dengan tingkat pendidikan dan karakter yang berbeda - beda. Oleh karena itu, “Sekolah-Ku” membutuhkan guru yang memiliki kemampuan komunikasi interpersonal guna membangun ikatan emosi antara keduanya sehingga dapat memudahkan guru untuk memahami dan memotivasi tiap murid di dalam dan luar kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model komunikasi interpersonal, hubungan, proses kegiatan belajar mengajar serta kendala antara guru dan murid di “Sekolah-Ku”. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, menggunakan model komunikasi Osgood dan Schramm, teori penetrasi sosial dan model peranan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua murid dapat mencapai tahap keakraban, hal ini disebabkan oleh karakter tiap murid yang berbeda. Ada murid yang berhasil mempertahankan hubungan dan lebih dekat dengan gurunya serta ada juga murid yang memilih untuk membatasi diri dan hanya terlibat interaksi secara formal saja. Kedekatan hubungan yang terjalin tidak hanya sebatas guru dan murid saja, namun ada beberapa murid yang dapat mencapai tahap pertukaran afektif dimana keduanya saling mempertahankan hubungan dengan menunjukkan perhatian dan dukungan. Kendala terbesar yang dialami guru yaitu ketika harus memotivasi anak kembali. Selain itu kendala bagi guru maupun murid yaitu ketika harus mengajar dan belajar dengan murid yang heterogen. Sedangkan kendala murid penderita kanker yaitu saat harus beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggal maupun sekolah asalnya. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Kegiatan Belajar Mengajar, Murid Penderita Kanker

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: Basir Umaryadi
Date Deposited: 21 Jul 2016 06:38
Last Modified: 21 Jul 2016 06:38
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/4897

Actions (login required)

View Item View Item