Pemanfaatan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk Pemetaan Bahaya Banjir di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman Berbasis Website

Nafila Khoirunnisa, . (2026) Pemanfaatan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk Pemetaan Bahaya Banjir di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman Berbasis Website. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of Cover_117220010.pdf] Text
Cover_117220010.pdf

Download (257kB)
[thumbnail of Abstrak_117220010.pdf] Text
Abstrak_117220010.pdf

Download (300kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_117220010.pdf] Text
Halaman Pengesahan_117220010.pdf

Download (451kB)
[thumbnail of Daftar Isi_117220010.pdf] Text
Daftar Isi_117220010.pdf

Download (285kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_117220010.pdf] Text
Daftar Pustaka_117220010.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of Fulltext_117220010.pdf] Text
Fulltext_117220010.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (20MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Kecamatan Depok pada Kabupaten Sleman mengalami peningkatan kejadian banjir dalam dua tahun terakhir secara signifikan, sehingga diperlukan upaya mitigasi yang akurat dan representatif, salah satunya melalui pemetaan bahaya banjir. Pemetaan tersebut memerlukan penggunaan parameter yang lengkap untuk menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya banjir sesuai kondisi sebenarnya. Perbedaan karakteristik wilayah menyebabkan tingkat pengaruh masing-masing parameter terhadap bahaya banjir juga berbeda, sehingga memerlukan analisis multi-kriteria untuk menentukan tingkat kepentingannya. Selain itu, penyajian pemetaan yang masih bersifat statis menyulitkan identifikasi wilayah bahaya banjir dan penyusunan strategi mitigasi yang cepat dan akurat, sehingga diperlukan sistem penyajian pemetaan yang interaktif dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bahaya banjir di Kecamatan Depok menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Parameter yang digunakan meliputi curah hujan, penggunaan lahan, jarak dari sungai, kemiringan lereng, kerapatan sungai, ketinggian lahan, dan jenis tanah. Analisis dilakukan menggunakan metode Scoring dan Weighted Overlay dengan pembobotan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan tingkat kepentingan masing-masing parameter terhadap bahaya banjir di Kecamatan Depok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah dengan kelas bahaya banjir sedang mendominasi sebesar 67%, diikuti kelas tinggi sebesar 31% dan kelas rendah sebesar 2%. Peta bahaya banjir yang dihasilkan disajikan dalam bentuk website interaktif yang telah memenuhi aspek fungsionalitas dan usability. Hasil pengujian fungsionalitas dengan metode black box menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai skenario tanpa ditemukan error, sementara hasil pengujian usability dengan metode SUS menunjukkan skor rata-rata SUS sebesar 81,1 yang termasuk ke dalam kategori “Acceptable” dengan Grade “B”. Website bahaya banjir Kecamatan Depok diharapkan dapat membantu berbagai pihak dalam mengidentifikasi wilayah berdasarkan tingkat bahaya banjir dan mendukung penyusunan strategi mitigasi secara lebih cepat dan tepat.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: Nafila Khoirunnisa (117220010-Penulis); Ir. Dwi Wahyuningrum, S.T., M.Eng (Pembimbing 1)
Uncontrolled Keywords: Analytical Hierarchy Process (AHP), Banjir, Sistem Informasi Geografis (SIG), Website.
Subjek: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geomatika
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 21 May 2026 01:53
Last Modified: 21 May 2026 01:53
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48611

Actions (login required)

View Item View Item