ANALISIS KETERKAITAN MULTIREGIONAL SEKTOR EKONOMI INDONESIA TERHADAP NEGARA DUNIA PADA MASA SEBELUM, SESAAT, DAN SETELAH PANDEMI COVID-19

BULAN LESTARI YASINTA SIMATUPANG, . (2026) ANALISIS KETERKAITAN MULTIREGIONAL SEKTOR EKONOMI INDONESIA TERHADAP NEGARA DUNIA PADA MASA SEBELUM, SESAAT, DAN SETELAH PANDEMI COVID-19. Tugas Akhir thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of Cover_143220078.pdf] Text
Cover_143220078.pdf

Download (102kB)
[thumbnail of Abstrak_143220078.pdf] Text
Abstrak_143220078.pdf

Download (82kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_143220078.pdf] Text
Halaman Pengesahan_143220078.pdf

Download (86kB)
[thumbnail of Daftar Isi_143220078.pdf] Text
Daftar Isi_143220078.pdf

Download (955kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_143220078.pdf] Text
Daftar Pustaka_143220078.pdf

Download (184kB)
[thumbnail of Fulltext_143220078.pdf] Text
Fulltext_143220078.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengekspos kerentanan struktural dalam keterkaitan ekonomi global yang selama ini tersembunyi di balik stabilitas rantai pasok internasional. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bagaimana dinamika keterkaitan antarsektor ekonomi Indonesia terhadap negara-negara dunia berubah secara struktural dalam tiga fase, yakni sebelum (2018–2019), sesaat (2020–2021), dan setelah pandemi COVID-19 (2022–2023). Dengan menggunakan pendekatan triangulasi yang mengombinasikan analisis Multiregional Input-Output (MRIO) berbasis data Asian Development Bank dan analisis TOWS, penelitian ini mengukur forward linkage dan backward linkage antarsektor sekaligus merumuskan implikasi kebijakannya.

Hasil penelitian mengungkap bahwa pandemi telah meninggalkan perubahan struktural yang permanen pada pola keterkaitan ekonomi Indonesia. Sektor Mesin dan NEC mencatatkan backward linkage tertinggi pada 2023 sebesar 2,686, sedangkan sektor Pertambangan dan Penggalian mendominasi forward linkage dengan nilai 7,921. Analisis TOWS terhadap enam sektor strategis mengidentifikasi bahwa kerentanan Indonesia bersifat struktural dan lintas sektoral, berpusat pada ketergantungan berlebih terhadap impor input dari Tiongkok, lemahnya pengembangan industri hilir, serta sempitnya diversifikasi pasar ekspor.

Kata kunci: Multiregional Input-Output, keterkaitan ke depan, keterkaitan ke belakang, pandemi COVID-19, analisis TOWS

Item Type: Tugas Akhir (Tugas Akhir)
Additional Information: BULAN LESTARI YASINTA SIMATUPANG (Penulis - 143220078) ; Ardito Bhinadi (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Multiregional Input-Output, keterkaitan ke depan, keterkaitan ke belakang, pandemi COVID-19, analisis TOWS
Subjek: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > (S1) Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 24 Apr 2026 08:07
Last Modified: 24 Apr 2026 08:07
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/47950

Actions (login required)

View Item View Item