REPRESENTASI IDENTITAS DAN STRATEGI KEHUMASAN: ANALISIS WACANA IKLAN KONTROVERSIAL AMERICAN EAGLE VS. IKLAN INKLUSIF GAP DENGAN KATSEYE

AULIA RIZKI ISNAINI, . (2026) REPRESENTASI IDENTITAS DAN STRATEGI KEHUMASAN: ANALISIS WACANA IKLAN KONTROVERSIAL AMERICAN EAGLE VS. IKLAN INKLUSIF GAP DENGAN KATSEYE. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1_Cover_154220081.pdf] Text
1_Cover_154220081.pdf

Download (135kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_154220081.pdf] Text
2_Abstrak_154220081.pdf

Download (171kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_154220081.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_154220081.pdf

Download (562kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_154220081.pdf] Text
4_Daftar Isi_154220081.pdf

Download (190kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_154220081.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_154220081.pdf

Download (202kB)
[thumbnail of 6_Fulltext_154220081.pdf] Text
6_Fulltext_154220081.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai representasi identitas serta strategi kehumasan melalui wacana iklan fashion di TikTok menggunakan Analisis Wacana Kritis (AWK) dengan dimensi tekstual, praktik wacana, dan sosial-budaya. Dikaji dengan metode kualitatif, penelitian melibatkan analisis dokumen dua video TikTok sebagai data utama serta menelaah penangkapan pesan oleh publik sebagai bagian dari praktik wacana. Fokus pada iklan kontroversial American Eagle “Sydney Sweeney Has Great Jeans” yang menonjolkan satu figur dominan, dan GAP “Better in Denim” yang merayakan keberagaman. Penelitian ini mengungkap ideologi dan relasi kuasa tersembunyi melalui bahasa, visual, slogan, dan reaksi
publik. Hasil menunjukkan American Eagle memperkuat dominasi simbolik dengan menekankan identitas tertentu sebagai standar kecantikan utama dan memicu kritik atas slogan dan representasi identitas yang ditampilkan. Sebaliknya,
GAP menyajikan resistensi simbolik melalui keragaman identitas setara tanpa hierarki serta membangun narasi inklusif. Sehubungan dengan hal itu, penangkapan pesan oleh publik menunjukkan bahwa strategi komunikasi merek tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial dan ideologis yang melingkupinya. Representasi identitas bukan hanya persoalan estetika, melainkan keputusan strategis yang memengaruhi penerimaan audiens dan kepercayaan terhadap brand.
Kata kunci: Analisis Wacana Kritis, representasi identitas, relasi kuasa, public
relations, iklan fashion

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: Aulia Rizki Isnaini (Penulis-154220081) ; Muhammad Edy Susilo (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Analisis Wacana Kritis, representasi identitas, relasi kuasa, public relations, iklan fashion
Subjek: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Hubungan Masyarakat
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 03 Feb 2026 01:25
Last Modified: 03 Feb 2026 01:25
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46956

Actions (login required)

View Item View Item