STRATEGI KEAMANAN SIBER INDONESIA DALAM MELINDUNGI SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI (IT) PRA OPERASIONAL ENERGI LISTRIK MELALUI KERJA SAMA INTERNASIONAL PADA TAHUN 2018–2023

Santha Qhika Octilla, . (2026) STRATEGI KEAMANAN SIBER INDONESIA DALAM MELINDUNGI SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI (IT) PRA OPERASIONAL ENERGI LISTRIK MELALUI KERJA SAMA INTERNASIONAL PADA TAHUN 2018–2023. Skripsi thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL "VETERAN" YOGYAKARTA.

[thumbnail of COVER#151210019 (1).pdf] Text
COVER#151210019 (1).pdf

Download (185kB)
[thumbnail of PENGESAHAN#151210019.pdf] Text
PENGESAHAN#151210019.pdf

Download (240kB)
[thumbnail of ABSTRAK#151210019.pdf] Text
ABSTRAK#151210019.pdf

Download (202kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI#151210019 (2).pdf] Text
DAFTAR ISI#151210019 (2).pdf

Download (164kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA#151210019.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA#151210019.pdf

Download (281kB)
[thumbnail of TUGAS AKHIR#151210019 (2).pdf] Text
TUGAS AKHIR#151210019 (2).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: http://upnyk.ac.id

Abstract

Penelitian ini membahas strategi keamanan siber Indonesia dalam melindungi sistem teknologi informasi (IT) energi listrik melalui kerja sama internasional pada tahun 2018-2023. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya ketergantungan sektor ketenagalistrikan terhadap sistem IT pra operasional yang berperan penting dalam proses perencanaan, pengolahan data, pemantauan jaringan, dan pengambilan keputusan strategis. Ketergantungan tersebut diiringi dengan meningkatnya ancaman siber yang bersifat lintas batas, non-militer, dan berpotensi menimbulkan dampak sistemik terhadap infrastruktur kritis nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis dokumen terhadap kebijakan nasional, laporan institusi terkait, serta bentuk kerja sama internasional Indonesia di bidang keamanan siber pada periode 2018–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memandang ancaman siber terhadap sistem IT pra operasional energi listrik sebagai bagian dari ancaman keamanan non-tradisional yang memerlukan pendekatan kebijakan komprehensif. Respons Indonesia diwujudkan melalui penguatan tata kelola keamanan siber nasional serta keterlibatan aktif dalam kerja sama bilateral dan multilateral guna meningkatkan kapasitas, pertukaran informasi, dan koordinasi penanganan insiden siber. Dengan demikian, perlindungan sistem IT pra operasional energi listrik merupakan hasil sinergi antara kebijakan domestik dan kerja sama internasional dalam menghadapi dinamika ancaman siber global.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: Keamanan Siber; Sistem IT Pra Operasional; Energi Listrik; Infrastruktur Kritis; Keamanan Non-Tradisional; Kerja Sama Internasional
Subjek: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 02 Feb 2026 06:55
Last Modified: 02 Feb 2026 06:55
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46943

Actions (login required)

View Item View Item