MODEL KOMUNIKASI DIGITAL DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DIY DALAM MENDUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL LAYANAN PUBLIK DI DAERAH

MUHAMMAD IRFAN, . (2026) MODEL KOMUNIKASI DIGITAL DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DIY DALAM MENDUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL LAYANAN PUBLIK DI DAERAH. Tesis thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1. COVER_253232022.pdf] Text
1. COVER_253232022.pdf

Download (199kB)
[thumbnail of 2. ABSTRAK_253232022.pdf] Text
2. ABSTRAK_253232022.pdf

Download (235kB)
[thumbnail of 3. HALAMAN PENGESAHAN_253232022.pdf] Text
3. HALAMAN PENGESAHAN_253232022.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of 4. DAFTAR ISI_253232022.pdf] Text
4. DAFTAR ISI_253232022.pdf

Download (183kB)
[thumbnail of 5. DAFTAR PUSTAKA_253232022.pdf] Text
5. DAFTAR PUSTAKA_253232022.pdf

Download (223kB)
[thumbnail of 6. FULLTEXT_253232022.pdf] Text
6. FULLTEXT_253232022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: http://upnyk.ac.id

Abstract

Abstrak
Transformasi digital pemerintahan di Indonesia berkembang sebagai perubahan tata kelola dan relasi komunikasi antara negara dan warga, bukan sekadar adopsi teknologi. Kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik mendorong integrasi layanan digital di daerah, namun implementasinya memunculkan tantangan komunikasi publik, koordinasi antarorganisasi, dan pengelolaan ekspektasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana komunikasi digital Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dibangun, dioperasionalkan, dan dimaknai dalam mendukung transformasi layanan publik, serta implikasinya terhadap akuntabilitas dan kepercayaan publik. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen kebijakan. Diskominfo DIY dipilih sebagai lokus penelitian karena perannya sebagai simpul komunikasi dan juru bicara pemerintah provinsi di ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas transformasi digital lebih ditentukan oleh kualitas komunikasi publik dibandingkan kecanggihan teknologi. Praktik komunikasi yang responsif, dialogis, dan terintegrasi dengan kerja back office memperkuat legitimasi kebijakan, sementara fragmentasi data dan gangguan teknis berpotensi melemahkan kepercayaan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi digital pemerintahan daerah beroperasi sebagai digital space yang bersifat evaluatif dan non-linier, tempat kebijakan diuji secara real time oleh publik. Penguatan komunikasi publik menjadi prasyarat utama agar transformasi digital e-government berkontribusi nyata pada kualitas layanan dan akuntabilitas pemerintahan daerah.

Kata kunci: Digital space, e-government, komunikasi digital, layanan publik, transformasi digital.

Item Type: Tugas Akhir (Tesis)
Additional Information: MUHAMMAD IRFAN (Penulis - 253232022) : Basuki Agus Suparno (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Digital space, e-government, komunikasi digital, layanan publik, transformasi digital.
Subjek: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HE Transportation and Communications
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S2) Magister Ilmu Komunikasi
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 23 Jan 2026 06:26
Last Modified: 23 Jan 2026 06:26
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46711

Actions (login required)

View Item View Item