Diva Elita Nur Fauziyyah, . (2026) USULAN PERBAIKAN FASILITAS KERJA UNTUK MENGURANGI KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA OPERATOR PROSES PEMOTONGAN (Studi Kasus pada Unit Usaha Express Digital & Printing, Cibinong, Jawa Barat). Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
1_Cover_122210117_Diva Elita Nur Fauziyyah.pdf Download (84kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_122210117_Diva Elita Nur Fauziyyah.pdf Download (12kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_122210117_Diva Elita Nur Fauziyyah.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_122210117_Diva Elita Nur Fauziyyah.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_122210117_Diva Elita Nur Fauziyyah.pdf Download (133kB) |
|
|
Text
6_Skripsi Full_122210117_Diva Elita Nur Fauziyyah.pdf Restricted to Repository staff only Download (22MB) |
Abstract
Express Digital & Printing (EDP) adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang percetakan digital dengan fokus pada kebutuhan pelanggan khususnya di media promosi, seperti banner, spanduk, brosur, stiker, dan kartu nama. Proses pemotongan spanduk di EDP melibatkan postur kerja berlutut dalam durasi panjang sekitar 45 menit per unit, yang berpotensi menyebabkan gangguan musculoskeletal (MSDs) pada operator.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan kerja operator proses pemotongan spanduk di Express Digital & Printing (EDP) melalui identifikasi keluhan muskuloskeletal dan analisis risiko postur kerja. Penelitian ini dilakukan terhadap empat operator berusia 18 hingga 31 tahun dengan pengamatan langsung dan pengujian secara langsung di EDP sebelum serta setelah penggunaan alat bantu berupa matras dengan ketebalan 3 cm yang berukuran 1 m x 1 m.
Permasalahan utama yang ditemukan adalah adanya tekanan berlebih pada lutut akibat postur berlutut dalam durasi panjang di atas permukaan lantai keras, yang menyebabkan keluhan MSDs tinggi dan penurunan efisiensi kerja. Hasil kuesioner NBM menunjukkan skor rata-rata 81,75 dengan kategori sangat tinggi, keluhan dominan pada lutut kanan, lutut kiri, dan betis kanan. Analisis REBA didapat skor REBA 11 dengan kategori risiko sangat tinggi turun menjadi 7 dengan kategori sedang. Penggunaan matras sebagai alat bantu ergonomis memberikan dampak berupa penurunan pada kuesioner RPE berdasarkan subjektif dari kategori deskripsi kelelahan usaha sangat berat menjadi usaha ringan dan penurunan waktu proses pemotongan dari 45 menit menjadi 30 menit. Analisis biomekanika juga menunjukkan pengurangan momen eksternal dan beban kompresi pada sendi lutut. Dengan demikian, penggunaan matras terbukti efektif dalam mengurangi keluhan MSDs pada lutut tanpa mengubah prosedur kerja yang sudah ada.
Kata kunci: Keluhan Musculoskeletal, REBA, NBM, Biomekanika Kerja, Postur Kerja.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Diva Elita Nur Fauziyyah (Penulis - 122210117) Dyah Rachmawati Lucitasari (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Keluhan Musculoskeletal, REBA, NBM, Biomekanika Kerja, Postur Kerja. |
| Subjek: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Fakultas Teknik Industri > (S1) Teknik Industri |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 07:00 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 07:00 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/46663 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
