Siti Aqilla Sayyidha Winata Praja, . (2025) DESAIN MESIN PENEBAR DAN PERATA YANG ERGONOMIS PADA PROSES PENJEMURAN BAHAN TEPUNG GUNA PERBAIKAN POSTUR KERJA: Studi Kasus UKM Kusuka Ubiku Wirokerten Kabupaten Bantul. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
1_Cover_122210034.pdf Download (72kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_122210034.pdf Download (71kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_122210034.pdf Download (170kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_122210034.pdf Download (109kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_122210034.pdf Download (106kB) |
|
|
Text
6_Fulltext_122210034.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Proses penjemuran bahan tepung UKM Kusuka Ubiku adalah salah satu langkah krusial dalam pembuatan tepung. Keadaan maksimal pekerja bisa mempercepat proses produksi. Dalam bekerja dengan kondisi optimal, penting untuk memperhatikan postur kerja pada pekerja agar terhindar dari musculoskeletal disorders. Selama penjemuran khususnya pada proses penebaran dan perataan, pekerja melakukannya dengan postur yang tidak memperhatikan prinsip ergonomi seperti membungkuk leher menduduk dan berjongkok dengan gerakan manual berulang sehingga diperlukan perbaikan postur kerjanya.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin yang dapat memudahkan pekerja dalam melakukan pekerjaannya dan membantu memperbaiki postur kerja dengan mempertimbangkan aspek ergonomi. Metode Rapid Entire Body Assesment digunakan dalam analisis postur kerja baik sebelum dan sesudah adanya penggunaan mesin guna membandingkan level risiko yang terjadi. Dalam perancangan mesin dibutuhkan metode Needs Ideas Decision Action untuk menentukan spesifikasi sesuai dengan masalah dan kebutuhan pekerja yang ada sebagai usulan terbaik. Selain itu pertimbangan persentil juga dilakukan guna menciptakan mesin yang ergonomis melalui CATIA agar dapat membuktikan bahwa desain mesin yang dirancang sudang mengurangi tingkat risiko cedera sebelum dibuat. Peningkatan produktivitas diukur dengan membandingkan sebelum dan sesudah penggunaan mesin.
Berdasarkan hasil metode REBA postur kerja harus segera mendapatkan perbaikan karena ada potensi keluhan sistem otot atau bahkan musculoskeletal disorders. Skor worksheet analisis REBA pada kedua proses menunjukkan level risiko tinggi yaitu 10. Perancangan mesin penebar dan perata dilakukan untuk mengurangi tingkat risiko cedera. Skor REBA yang didapat pada CATIA dan kondisi nyata adalah 3 dimana level risiko kecil. Produktivitas pekerja menunjukkan adanya peningkatan setelah penggunaan mesin sebesar 53.6 persen. Hal ini menunjukkan bahwa dengan adanya desain mesin yang dibuat risiko terjadinya musculoskeletal disorders dapat dikurangi dan produktivitas pekerja pun meningkat.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Siti Aqilla Sayyidha Winata Praja (Penulis - 122210034); Intan Berlianty, S.T., M.T. (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Mesin, REBA, Produktivitas |
| Subjek: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Fakultas Teknik Industri > (S1) Teknik Industri |
| Depositing User: | Bayu Pambudi |
| Date Deposited: | 19 Nov 2025 06:58 |
| Last Modified: | 19 Nov 2025 06:58 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/45567 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
