GADING, ANUGRAH BARREL DEWATA (2024) DESAIN MEJA SETRIKA UNTUK MENGATASI KELUHAN MUSKULOSKLETAL DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYTMENT (QFD) (Studi Kasus: CV Hassa Seragam Batik Jogja). Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.
![]() |
Text
5.Cover Skripsi_ANUGRAH BARREL_122200087.pdf Download (173kB) |
![]() |
Text
4.Abstrak Skripsi_Anugrah Barrel_122200087.pdf Download (248kB) |
![]() |
Text
2.Lembar pengesahan_Anugrah Barrel_122200087.pdf Download (98kB) |
![]() |
Text
3.Daftar isi Skripsi_Anugrah Barrel_122200087.pdf Download (243kB) |
![]() |
Text
6.Daftar pustaka Skripsi_Anugrah Barrel_122200087.pdf Download (218kB) |
![]() |
Text
1.SKRIPSI FULLTEXT_ANUGRAH BARREL_122200087.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
CV Hassa Seragam Batik Jogja adalah perusahaan yang bergerak dibidang
pembuatan kain dan baju batik. Penelitian ini dilakukan pada stasiun kerja
penyetrikaan. Penelitian berfokus pada keluhan akibat kerja dan postur kerja.
Keluhan akibat kerja dibuktikan dengan metode Nordic Body Map (NBM) dengan
skor tertinggi pada leher atas sebesar 6,04%. Salah satu pekera mendapatkan nilai
total NBM sebesar 71, menunjukkan bahwa tingkat risiko tinggi sehingga
diperlukan tindakan perbaikan segera. Postur kerja yang tidak baik dibuktikan
dengan pengukuran Rapid Upper Limb Assessment (RULA) yang mendapat nilai
7, sehingga harus melakukan perbaikan secepatnya.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang meja setrika ergonomis guna
mengurangi keluhan muskuloskeletal pada pekerja di CV Hassa Seragam Batik
Jogja menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Permasalahan
utama terletak pada postur kerja tidak ergonomis akibat kurangnya fasilitas kerja,
yang menyebabkan keluhan nyeri tubuh berdasarkan hasil NBM dan penilaian
postur kerja dengan RULA. Penelitian ini melibatkan pengukuran antropometri
pekerja, pengumpulan kebutuhan melalui Voice of Customer (VOC), serta
pembuatan House of Quality (HOQ) untuk menentukan prioritas desain.
Hasil penelitian yang dilakukan adalah meja setrika ergonomis. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa rancangan meja setrika ergonomis dapat
mengurangi risiko cedera muskuloskeletal, meningkatkan kenyamanan pekerja,
dan mendukung produktivitas kerja. Hal ini terbukti dari penilaian RULA yang skor
3 dari yang sebelumnya 7 dan output setrika dari 47 pcs/hari menjadi 56 pcs/hari.
Implementasi desain dilakukan berdasarkan prinsip ergonomi dengan pendekatan
antropometri untuk memastikan kesesuaian fasilitas dengan dimensi tubuh pekerja.
Kata kunci: Keluhan musculoskeletal, Nordic Body Map (NBM), postur kerja,
Rapid Upper Limb Assessment (RULA), Quality Function Deployment (QFD),
meja setrika ergonomis.
Item Type: | Thesis (Other) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Keluhan musculoskeletal, Nordic Body Map (NBM), postur kerja, Rapid Upper Limb Assessment (RULA), Quality FunctionDeployment (QFD), meja setrika ergonomis. |
Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
Divisions: | Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences |
Depositing User: | A.Md.SI Indah Lestari Wulan Aji |
Date Deposited: | 06 Mar 2025 07:02 |
Last Modified: | 06 Mar 2025 07:02 |
URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/42198 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |