PENGENDALIAN KUALITAS BERDASARKAN KERUGIAN PRODUK CACAT METODE QUALITY LOSS FUNCTION, QUALITY CONTROL CIRCLE, DAN TAGUCHI (Studi Kasus di UMKM AN Aluminium, Yogyakarta)

HIKMAWATI, AFIFAH NUR (2023) PENGENDALIAN KUALITAS BERDASARKAN KERUGIAN PRODUK CACAT METODE QUALITY LOSS FUNCTION, QUALITY CONTROL CIRCLE, DAN TAGUCHI (Studi Kasus di UMKM AN Aluminium, Yogyakarta). Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 122190074_ABSTRAK.pdf] Text
122190074_ABSTRAK.pdf

Download (297kB)
[thumbnail of 122190074_COVER.pdf] Text
122190074_COVER.pdf

Download (316kB)
[thumbnail of 122190074_DAFTAR ISI.pdf] Text
122190074_DAFTAR ISI.pdf

Download (412kB)
[thumbnail of 122190074_DAFTRA PUSTAKA.pdf] Text
122190074_DAFTRA PUSTAKA.pdf

Download (204kB)
[thumbnail of 122190074_LEMBAR PENGESAHAN.pdf] Text
122190074_LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (239kB)
[thumbnail of 122190074_SKRIPSI FULL.pdf] Text
122190074_SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

AN Aluminium merupakan usaha yang terletak di Banguntapan, Bantul,
Yogyakarta yang bergerak di bidang pengecoran alat rumah tangga khususnya
membuat cetakan kue seperti cetakan kue lumpur. Permasalahan pada produk
cetakan kue lumpur yang sering terjadi di AN Aluminium yaitu produk dengan
cacat kebocoran dan juga bentuk tidak sesuai. Kecacatan tersebut dapat
menimbulkan kerugian bagi perusahaan. Oleh sebab itu perlu dilakukan
pengukuran kerugian, dan pengendalian kualitas untuk mengurangi adanya produk
cacat.
Dalam penelitian ini, dilakukan perhitung kerugian yang dialami
perusahaan menggunakan metode Quality Loss Function. Selanjutnya,
pengendalian kualitas dilakukan melalui pendekatan Quality Control Circle dengan
menggunakan tujuh alat untuk menentukan persentase cacat, mengidentifikasi jenis
cacat yang dominan, menilai kemampuan proses, dan menemukan faktor-faktor
yang berkontribusi terhadap cacat. Setelah mengidentifikasi penyebab utama cacat,
rencana perbaikan disusun dengan fokus pada pengurangan jumlah produk cacat.
Eksperimental menggunakan metode Taguchi dilakukan untuk menentukan
kombinasi level faktor yang optimal untuk mengurangi cacat. Hasil yang diperoleh
dari Taguchi diterapkan pada perusahaan untuk membandingkan hasil sebelum dan
setelah perbaikan, mengukur apakah perubahan yang diusulkan berhasil
mengurangi produk cacat dengan efektif.
Perhitungan menunjukkan bahwa jenis cacat yang paling dominan adalah
kebocoran, dengan jumlah sebanyak 541 buah dan persentase sebesar 63,87%.
Analisis kemampuan proses menggunakan peta kendali menunjukkan adanya
beberapa situasi di luar kendali pada bulan Februari-April. Faktor utama yang
berkontribusi terhadap cacat adalah metode, faktor manusia, material, dan mesin.
Setelah menerapkan tindakan korektif, persentase cacat mengalami penurunan
sebesar 5,89%, dan tingkat kerugian berkurang menjadi Rp. 911,8 per unit.
Kombinasi level faktor optimal mencakup Faktor A pada Level 3 (ketebalan cetakan
9 cm), Faktor B pada Level 1 (tekanan cetakan 3430,58 N/m2), Faktor C pada Level
1 (tekanan pengecoran 3430,58 N/m2), dan Faktor D pada Level 2 (waktu pengecoran 10 menit).
Kata kunci: Produk cacat, Quality Loss Fuction, Quality Control Circle, Taguchi

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Produk cacat, Quality Loss Fuction, Quality Control Circle, Taguchi
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: A.Md Apriliani Kusuma Wardhani
Date Deposited: 23 Oct 2023 03:13
Last Modified: 23 Oct 2023 03:13
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/38034

Actions (login required)

View Item View Item