“MERANCANG PIPA UNTUK MENGALIRKAN PRODUK GREEN DIESEL DARI UNIT 018 THERMAL DISTILLATE HYDROTREATER (TDHT) KE TANGKI PENYIMPANAN PADA KILANG FOC II DI PT. PERTAMINA (PERSERO) RU-IV CILACAP”

Raharja, Mochamad Adimas (2023) “MERANCANG PIPA UNTUK MENGALIRKAN PRODUK GREEN DIESEL DARI UNIT 018 THERMAL DISTILLATE HYDROTREATER (TDHT) KE TANGKI PENYIMPANAN PADA KILANG FOC II DI PT. PERTAMINA (PERSERO) RU-IV CILACAP”. Diploma thesis, UPN "Veteran" Yogyajarta.

[thumbnail of 2. Abstrak_Mochamad Adimas Raharja.pdf] Text
2. Abstrak_Mochamad Adimas Raharja.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of 3. Cover_Mochamad Adimas Raharja.pdf] Text
3. Cover_Mochamad Adimas Raharja.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of 4. Lembar Pengesahan_Mochamad Adimas Raharja.pdf] Text
4. Lembar Pengesahan_Mochamad Adimas Raharja.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of 5. Daftar Isi_Mochamad Adimas Raharja.pdf] Text
5. Daftar Isi_Mochamad Adimas Raharja.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of 6. Daftar Pustaka_Mochamad Adimas Raharja.pdf] Text
6. Daftar Pustaka_Mochamad Adimas Raharja.pdf

Download (7MB)
[thumbnail of Tugas Akhir_Mochamad Adimas Raharja.pdf] Text
Tugas Akhir_Mochamad Adimas Raharja.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

LAPORAN TUGAS AKHIR
PT. PERTAMINA (Persero) RU-IV Cilacap
Program Studi D3 Teknik Kimia
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik Industri
UPN “Veteran” Yogyakarta
xiii
ABSTRAK
PT Pertamina Refinery Unit IV Cilacap merupakan salah satu unit kilang
minyak yang memiliki kapasitas terbesar dan terlengkap fasilitasnya di Indonesia.
Kapasitas terpasang kilang ini sebesar 348.000 barrel/hari dengan luas area kilang
226,39 Ha. Pembangunan kilang minyak di Cilacap dilaksanakan dalam tiga tahap,
yaitu Kilang Minyak I, Kilang Minyak II, Kilang Paraxylene, Debottlenecking
Project dan Kilang LPG dan SRU. Kilang Refinery Unit IV Cilacap memasok 34%
kebutuhan BBM nasional atau 60% kebutuhan BBM di Pulau Jawa. Selain itu,
kilang ini merupakan satu-satunya kilang di tanah air saat ini yang memproduksi
aspal dan lube base oil.
Fuel Oil Complex II merupakan perluasan dari kilang dan dirancang untuk
mengolah minyak mentah dari dalam negeri (80% Arjuna dan 20% Attaka ) dengan
kadar sulfur yang rendah. Unit ini terletak pada area 01. Dengan kapasitas 230.000
barrel/hari. Tetapi saat ini terjadi perkembangan dimana FOC II dapat mengolah
bermacam-macam atau disebut dengan cocktail/. Kilang ini memiliki ukuran
distilasi tinggi 80 m, diameter 10 m dengan jumlah tray 53 buah. Unit 018 - TDHT
(Thermal Distillate Hydrotreater) yang menjadi salah satu unit pada FOC II,
bertugas mengolah LCGO dari Unit Visbreaking (019) yang menghasilkan
komponen minyak diesel, dengan kapasitas produksi sebesar 13 MBSD atau 1850
T/D. Saat ini Unit THDT difungsikan dalam dua mode operasi yaitu mode solar
untuk mengolah campuran LDO, HDO, dan HGO, serta mode avtur untuk
mengolah kerosene menjadi avtur dengan menurunkan kadar sulfur di produk.
Line sizing yaitu melakukan estimasi diameter pipa yang akan digunakan
dengan mengacu pada kecepatan aliran air dan pressure drop dalam pipa. Line sizing
bertujuan menentukan ukuran pipa yang sesuai dengan flowrate yang dikehendaki
dan dilakukan untuk mendapatkan data yang meliputi diameter pipa, kecepatan dan
pressure drop dalam pipa. Data ini digunakan sebagai pertimbangan dalam
pemilihan ukuran pipa dan mengevaluasi ukuran pipa existing yang akan digunakan.
Kata kunci : Valve, Drain System, Perencanaan Sistem Perpipaan, Line
Sizing.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Valve, Drain System, Perencanaan Sistem Perpipaan, Line Sizing.
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Chemistry
Depositing User: Eko Yuli
Date Deposited: 15 May 2023 03:07
Last Modified: 17 May 2023 08:09
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/35323

Actions (login required)

View Item View Item