TEKNIK KONSERVASI MATA AIR TANCAK, DUSUN TANCAK, DESA RANUAGUNG, KECAMATAN TIRIS, KABUPATEN PROBOLINGGO, PROVINSI JAWA TIMUR

Apriyanto, Muhammad Bekti (2021) TEKNIK KONSERVASI MATA AIR TANCAK, DUSUN TANCAK, DESA RANUAGUNG, KECAMATAN TIRIS, KABUPATEN PROBOLINGGO, PROVINSI JAWA TIMUR. Diploma thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of FILE_TUGAS_AKHIR_LENGKAP_M_.PDF] Text
FILE_TUGAS_AKHIR_LENGKAP_M_.PDF
Restricted to Repository staff only

Download (24MB)
[thumbnail of FILE_TUGAS_AKHIR_LENGKAP_M_.PDF] Text
FILE_TUGAS_AKHIR_LENGKAP_M_.PDF

Download (24MB)
[thumbnail of ABSTRAK_M_BEKTI_A.PDF] Text
ABSTRAK_M_BEKTI_A.PDF

Download (79kB)
[thumbnail of COVER_M_BEKTI_A.PDF] Text
COVER_M_BEKTI_A.PDF

Download (79kB)
[thumbnail of HALAMAN_PENGESAHAN_M_BEKTI_.PDF] Text
HALAMAN_PENGESAHAN_M_BEKTI_.PDF

Download (336kB)
[thumbnail of HALAMAN_PENGESAHAN_M_BEKTI_.PDF] Text
HALAMAN_PENGESAHAN_M_BEKTI_.PDF

Download (336kB)
[thumbnail of DAFTAR_ISI_M_BEKTI_A.PDF] Text
DAFTAR_ISI_M_BEKTI_A.PDF

Download (323kB)

Abstract

Dusun Tancak, Desa Ranuagung, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo
merupakan daerah yang memiliki satu sumber air. Mata air merupakan sumber air
bersih yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Mata air yang berada di
Dusun Tancak memiliki debit yang kecil dibandingkan dengan daerah imbuhannya
yang cukup luas. Pengelolaan mata air diperlukan untuk menjaga kualitas dan
kuantitas mata air agar dapat mengalir sepanjang tahun. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi karateristik dari daerah imbuhan mata air tancak, mengidentifikasi
kualitas dan kuantitas mata air, dan memberikan arahan teknik konservasi mata air
yang dapat diterapkan di daerah penelitian
Metode yang digunakan yaitu survei dan pemetaan lapangan, uji laboratorium,
metode matematis, metode analisis dan metode evaluasi. Karateristik daerah imbuhan
yang dikaji berdasarkan PerMen PU no.2 Tahun 2013 dan infiltrasi. Karakteristik mata
air yang di analisis berupa sebaran mata air, tipe mata air dan potensi mata air berupa
kuantitas, kualitas mata air.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah imbuhan berada pada bagian barat
daya hingga timur laut didominasi oleh klasifikasi sedang dalam menyerap air dengan
laju infiltrasi cepat – sedang cepat. Karateristik daerah imbuhan yaitu curah hujan
2850-3000 mm/tahun, kemiringan lereng curam, miring, agak miring dan datar,
penggunaan lahan kebun, ladang, semak, hutan dan pemukiman, tekstur tanah
lempung pasiran dan pasir geluhan. Karakteristik mata air adalah tersebar pada
bentuklahan lereng dengan tipe berdasarkan sifat pengaliran mata air parenial, debit
kelas III dan IV, mata air tipe rekahan. Kualitas mata air yang dianalisis menghasilkan
nilai kekeruhan 0,51 NTU, air tidak berwarna, TDS 277 mg/L, pH 6,92, KMnO4 1,07
mg/L, Fe <0,0413 mg/L dan total coliform 0,008 CFU/mL. Potensi mata air secara
kuantitas mampu mencukupi pada setiap tahun dan secara kualitas tidak memenuhi
bakumutu parameter total coliform. Teknik konservasi mata air yang dilakukan berupa
pembuatan sumur resapan dan teras pada daerah imbuhan.
Kata Kunci : Mata air, Daerah Imbuhan, Kualitas dan Kuantitas Mata air,
Konservasi Mata air, Potensi Mata air

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Mata air, Daerah Imbuhan, Kualitas dan Kuantitas Mata air, Konservasi Mata air, Potensi Mata air
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eny Suparny
Date Deposited: 30 Nov 2022 04:49
Last Modified: 30 Nov 2022 04:56
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/31763

Actions (login required)

View Item View Item