KAJIAN KONSUMSI BAHAN BAKAR DALAM PENGANGKUTAN LAPISAN TANAH PENUTUP DI PT MITRA INDAH LESTARI, SUNGAI SIRING, KALIMANTAN TIMUR

PUTRA, RIDHO ANGGA WIJAYA (2014) KAJIAN KONSUMSI BAHAN BAKAR DALAM PENGANGKUTAN LAPISAN TANAH PENUTUP DI PT MITRA INDAH LESTARI, SUNGAI SIRING, KALIMANTAN TIMUR. Other thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
RINGKASAN.pdf

Download (124kB) | Preview
[img]
Preview
Text
ABSTRACT.pdf

Download (84kB) | Preview

Abstract

PT.Mitra Indah Lestari adalah salah satu perusahaan tambang batubara yang terdapat di Kalimantan Timur. Sistem penambangan yang diterapkan oleh PT. Mitra Indah Lestari adalah sistem tambang terbuka. Salah satu konsekuensi penambangan dengan sistem tambang terbuka adalah terbongkarnya material tanah penutup j(overburden ), yang menyebabkan perlunya penanganan terhadap penempatan material tanah penutup ( over burden ) tersebut. Hal ini perlu dilakukan mengingat kelancaran suatu operasi pemindahan material overburden dari pit menuju disposal ikut menentukan kelancaran suatu kegiatan penambangan. Pemuatan dan pengangkutan lapisan tanah penutup ( over burden ) menggunakan alat mekanis. Pada loading point menggunakan kombinasi antara bachhoe PC 400 kapasitas backet 1, 6 m3 - 2 m3 dengan unit ADT Komatsu HM400 dan terex TA400 jarak angkut terjauh 600 meter. Masalah yang dihadapi saat ini adalah konsumsi bahan bakar yang masih kurang optimal untuk kegiatan penambangan di Pit 88 Selatan, yang menggunakan alat angkut yang berbeda beda sebanyak 2 tipe yaitu Komatsu HM400 dan Terex TA400 Hal Ini di sebabkan karena pada area Front menuju disposal masih terdapat jalan yang perlu diperbaiki atau diturunkan gradenya sehingga konsumsi bahan bakar menjadi optimal. Upaya yang dilakukan untuk memperbaiki kondisi ini adalah dengan membuat grade jalan menjadi maksimal 4% sehingga pada saat ADT beroprasi tidak membutuhkan rimpull yang besar. dengan tujuan pada saat hujan datang kondisi jalan tetap baik. Konsumsi Bahan Bakar setelah perbaikan mengalami peningkatan. Bisa kita lihat pada alat Komatsu HM400 konsumsi bahan bakar yang pada awalnya 30,6 liter/jam, setelah grade diturunkan 4% konsumsi bahan bakarnya menjadi 29,65 liter/jam. Sedangkan pada alat Terex TA 400 konsumsi bahan bakar yang pada awalnya 30,58, setelah grade diturunkan 4% konsumsi bahan bakarnya menjadi 30,36. Dari hasil tersebut, Komatsu HM400 adalah alat yang paling cocok dengan kondisi lapangan dan penggunaan konsumsi bahan bakarnya paling minimum. PT.Mitra Indah Lestari is one of the coal mining company located in East Kalimantan. Mining system implemented by PT. Mitra Indah Lestari is a system of open pit mines. One of the consequences of the system of open pit mining is the discovery of the overburden material (overburden), which led to the need for handling the placement of overburden material (over-burden) . It is necessary to remember the smoothness of a surgical removal of overburden material from the pit to the disposal will determine the smoothness of a mining activity. Loading and transportation of the overburden using a mechanical device. At the loading point using a combination of bachhoe PC 400 capacity backet 1, 6 m3 - 2 m3 with ADT unit Komatsu HM400 and TA400 terex furthest transport distance of 600 meters. The problem faced today is the fuel consumption is still less than optimal for mining activities in Pit 88 South, which uses different means of transport as much as 2 different types: Komatsu HM400 and Terex TA400 It's caused that the front area there is still a path toward disposal that need to be repaired or lowered grade can thus be optimized fuel consumption. Efforts are being made to correct this condition is to make the grade to a maximum of 4% so that when ADT beroprasi not require large rimpull. with the goal when the rain comes road conditions remain good. Fuel Consumption after the repair has increased. Can we see the tool Komatsu HM400 fuel consumption initially 30.6 liters / hour, after a 2% grade lowered fuel consumption becomes 27.79 liters / hour. While the tool Terex TA 400 fuel consumption was originally 30.58, after a 2% grade lowered fuel consumption becomes 29.51. From these results, Komatsu HM400 is the most suitable tool for field conditions and the use of minimum fuel consumption.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Eko Suprapti
Date Deposited: 20 May 2016 02:58
Last Modified: 20 May 2016 02:58
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/1855

Actions (login required)

View Item View Item