OPTIMASI HIDROLIKA PEMBORAN DAN PENGANGKATAN CUTTING PADA TRAYEK 121/4” SUMUR “RAN” LAPANGAN “NA” DENGAN RANCANGAN SOFTWARE “DPS”

NAPITUPULU, RONI AURINDO (2018) OPTIMASI HIDROLIKA PEMBORAN DAN PENGANGKATAN CUTTING PADA TRAYEK 121/4” SUMUR “RAN” LAPANGAN “NA” DENGAN RANCANGAN SOFTWARE “DPS”. Other thesis, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.

[img]
Preview
Text
01.Cover.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text
02.Lembar Pengesahan.pdf

Download (175kB) | Preview
[img]
Preview
Text
05.ABSTRAK.pdf

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text
06.Daftar isi, Gambar, Tabel, Lampiran.pdf

Download (542kB) | Preview

Abstract

RINGKASAN Peranan utama sistem hidrolika lumpur pemboran yaitu membersihkan lubang bor dengan mengangkat serbuk bor (cutting) sampai ke permukaan melalui annulus. Apabila serbuk bor (cutting) yang mengendap tidak segera diangkat, maka akan menyebabkan berbagai macam problem pemboran seperti penggerusan serbuk bor berulang kali oleh bit (regriding), tersangkutnya serbuk bor pada sela-sela gigi bit (bit balling), bahkan dapat menyebabkan pipa terjepit (pipe sticking), dan juga hidrolika bit yang tidak optimum yang merupakan salah satu penyebab turunnya laju penembusan (ROP). Metode yang digunakan dalam mengevaluasi keberhasilan optimasi hidrolika pemboran pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Bit Hydraulic Impact (BHI), dan dikatakan optimum jika hasil BHI/HPs ± 48 %. Pada pengangkatan cutting hasil akhir Cutting Transport Ratio (Ft) optimum jika harga Ft > 90 %, Cutting Concentration (Ca) optimum jika harga Ca < 5 % dan Particle Bed Index (PBI) optimum jika PBI ≥ 1. Setelah dilakukan evaluasi dan diketahui problemnya dilakukan optimasi hidrolika pada trayek pemboran 12 ¼”, dengan P dan Q aktual, menunjukkan hasil yang belum optimum dimana harga BHI < 48 %. optimasi hidrolika dan pengangkatan cutting mengubah parameter yaitu P dan Q pompa karena lebih efisien dan ekonomis. Penelitian ini dilakukan menggunakan perhitungan secara manual dan menggunakan software kemudian diperoleh hasil yang hampir mendekati sama dikarenakan software ini masih dalam tahap rancangan dan masih membutuhkan pengembangan. Pengangkatan cutting di annulus pada Sumur “RAN” trayek pemboran 12 ¼” pada beberapa interval kedalaman menunjukan belum optimum, dimana harga cutting transport ratio (Ft) < 90 %. Konsentrasi cutting di annulus (Ca) < 5%, dan Particle Bed Indeks (PBI) sebesar 1, maka hal ini berarti cutting dalam kondisi tidak terjadi pengendapan. Pembuatan “DPS” digunakan dalam melakukan perencanaan sumur “RAN” untuk memudahkan perhitungan dan pengolahan dan pengecekan data yang mobile.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Basir Umaryadi
Date Deposited: 24 Jan 2018 03:54
Last Modified: 24 Jan 2018 03:54
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/14359

Actions (login required)

View Item View Item