PERTUMBUHAN BIBIT STEK BATANG BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus (Web.) Britt. Et R) DAN BUAH NAGA PUTIH (Hylocereus undatus (Haw.) Britt. Et R) PADA BEBERAPA PENGENCERAN PERENDAMAN AIR KELAPA

Ananta Graha, Kariz (2013) PERTUMBUHAN BIBIT STEK BATANG BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus (Web.) Britt. Et R) DAN BUAH NAGA PUTIH (Hylocereus undatus (Haw.) Britt. Et R) PADA BEBERAPA PENGENCERAN PERENDAMAN AIR KELAPA. Other thesis, UPN ''VETERAN'' YOGYAKARTA.

[img] Text
abstract.pdf

Download (371kB)
[img] Text
abstrak.pdf

Download (476kB)

Abstract

Peluang pengembangan buah naga sangat terbuka lebar. Ini dapat dilihat dari seringnya terjadi kekosongan persediaan buah naga di swalayan dan supermarket, yang disebabkan oleh areal pengembangan buah naga di Indonesia yang masih terbatas sehingga belum dapat memenuhi produksi buah naga dalam negeri. Keterbatasan luas areal pengembangan buah naga disebabkan oleh ketidaktersediaan bibit dalam jumlah yang memadai. Salah satu upaya untuk mempercepat perbanyakan bibit buah naga adalah penyetekan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi perendaman air kelapa yang terbaik terhadap pertumbuhan stek batang buah naga merah dan buah naga putih. Penelitian merupakan percobaan lapangan menggunakan polibag dengan rancangan perlakuan split plot. Petak utama, adalah jenis buah naga dengan 2 aras: S1 = stek buah naga merah, S2 = stek buah naga putih. Anak petak, adalah pengenceran air kelapa dengan 5 aras: KO = Stek tanpa perlakuan perendaman air kelapa, K1 = 150 ml/l, K2 = 250 ml/l, K3 = 350 ml/l, K4 = 450 ml/l. Parameter yang diamati meliputi persentase stek hidup, waktu munculnya tunas, banyaknya tunas, panjang tunas, panjang akar, volume akar, bobot kering akar, dan bobot kering tunas. Data pengamatan dianalisis keragamannya pada taraf α = 5 %. Keragaman yang menunjukkan beda nyata diuji lebih lanjut dengan Uji Jarak Berganda Duncan atau Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf α = 5 %. Untuk menentukan hubungan antara konsentrasi air kelapa dengan parameter pertumbuhan pada setiap jenis buah naga, dilakukan analisis regresi dan korelasi menggunakan aplikasi STAT versi 2.7.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenceran air kelapa 450 ml/l dan 350 ml/l memberikan pengaruh yang lebih baik untuk pertumbuhan stek batang buah naga pada waktu munculnya tunas, panjang tunas umur 8 mst sampai 11 mst, panjang akar, volume akar dan bobot kering tunas dibandingkan pengenceran lainnya. Kata kunci : Buah naga merah dan Buah naga putih, Stek, Air kelapa.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: Erny Azyanti
Date Deposited: 15 Nov 2016 06:52
Last Modified: 15 Nov 2016 06:52
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/8776

Actions (login required)

View Item View Item