ANALISIS GEOTEKNIK PADA PENAMBANGAN ORE CROWN PILLAR ZONE BLOK I DAN BLOK II SELATAN LEVEL 600 CIURUG UBPE PONGKOR PT ANTAM (Persero) Tbk

ERLANGGA, HITA (2012) ANALISIS GEOTEKNIK PADA PENAMBANGAN ORE CROWN PILLAR ZONE BLOK I DAN BLOK II SELATAN LEVEL 600 CIURUG UBPE PONGKOR PT ANTAM (Persero) Tbk. Other thesis, UPN ''VETERAN'' YOGYAKARTA.

[img]
Preview
Text
Ringkasan.pdf

Download (76kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT. Aneka Tambang (Persero) Tbk. UBPE Pongkor pada lokasi tambang Ciurug Level 600 Blok I dan II Selatan. Lokasi front penambangan yang aktif pada saat penelitian adalah stope produksi pada crosscut 4-1 dan crosscut 3B. Dimana kedua stope tersebut terdapat bijih dengan kadar yang cukup tinggi dan kondisi massa batuan yang lemah. Arah penambangan ke atas pada metode cut and fill akan membuat posisi penambangan dekat dengan permukaan. Kondisi ini terjadi ketika penambangan memasuki tahap akhir. Zona massa batuan antara stope dengan permukaan disebut Pilar Mahkota (Crown Pillar). Perlakuan khusus harus dilakukan apabila penambangan akan dilakukan pada Zona ini mengingat letaknya yang dekat dengan permukaan. Kestabilan Crown Pillar akan erat kaitannya dengan kondisi permukaan tanah yang harus dijaga, mengingat UBPE Pongkor terletak dikawasan Hutan Lindung. Amblesan tanah / subsidence dapat terjadi jika tidak ada suatu analisis tersendiri mengenai Crown Pillar pada saat penambangan dilakukan pada zona ini. Analisis kestabilan untuk rekomendasi penambangan pada penambangan Ore Crown Pillar Zone ini menggunakan tiga metode, yaitu: Metode Scaled Span, Kesetimbangan batas, dan Metode Numerik menggunakan software Phase2. Hasil akhir berupa presentase potensi keruntuhan (Failure Probability), Faktor Keamanan, dan Strength Factor. Ketiganya dipadukan untuk mendukung rekomendasi penambangan yang diberikan. Hasil analisis menyatakan crosscut 4-1 dalam kondisi yang tidak aman (85,5 % Failure Probability) dan tidak dimungkinkan untuk dilakukan penambangan satu slice lagi di atasnya. Pada crosscut 3B, kondisi existing dinyatakan aman dan dapat dilakukan penambangan hingga 1 slice di atasnya, karena pada slice kedua, Faktor Keamanan dari metode kesetimbangan batas menunjukkan angka yang tidak aman (1,46)

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Faculty of Engineering, Science and Mathematics > School of Engineering Sciences
Depositing User: Erny Azyanti
Date Deposited: 18 Aug 2016 07:19
Last Modified: 18 Aug 2016 07:19
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/5432

Actions (login required)

View Item View Item