HUBUNGAN ANTARA TREN STRUKTURAL DAN DIAGENESIS KARBONAT DENGAN EVOLUSI TEKTONIK BATU NIAH, SARAWAK

GUSTI TEGAR SAMUDRA, . (2026) HUBUNGAN ANTARA TREN STRUKTURAL DAN DIAGENESIS KARBONAT DENGAN EVOLUSI TEKTONIK BATU NIAH, SARAWAK. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of Cover_111220177 - GUSTI TEGAR SAMUDRA.pdf] Text
Cover_111220177 - GUSTI TEGAR SAMUDRA.pdf

Download (95kB)
[thumbnail of Abstrak_111220177 - GUSTI TEGAR SAMUDRA.pdf] Text
Abstrak_111220177 - GUSTI TEGAR SAMUDRA.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_111220177 - GUSTI TEGAR SAMUDRA.pdf] Text
Halaman Pengesahan_111220177 - GUSTI TEGAR SAMUDRA.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of Daftar Isi_111220177 - GUSTI TEGAR SAMUDRA.pdf] Text
Daftar Isi_111220177 - GUSTI TEGAR SAMUDRA.pdf

Download (414kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_111220177 - GUSTI TEGAR SAMUDRA.pdf] Text
Daftar Pustaka_111220177 - GUSTI TEGAR SAMUDRA.pdf

Download (260kB)
[thumbnail of Fulltext_111220177 - GUSTI TEGAR SAMUDRA.pdf] Text
Fulltext_111220177 - GUSTI TEGAR SAMUDRA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (32MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Reservoir karbonat di Asia Tenggara dicirikan oleh heterogenitas yang sebagian besar dikontrol oleh proses diagenesis yang kompleks. Namun, peran evolusi tektonik dalam mengontrol jalur diagenesis dan heterogenitas reservoir masih belum dipahami dengan baik, khususnya pada Cekungan Sarawak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji evolusi diagenesis batugamping Batu Niah serta hubungannya dengan perkembangan tektonostratigrafi regional melalui integrasi analisis petrografi dan struktur geologi. Hasil penelitian menunjukkan adanya evolusi tektono-diagenesis yang berlangsung secara progresif, diawali oleh diagenesis marine phreatic yang dicirikan oleh proses mikritisasi, kemudian diikuti oleh proses diagenesis penguburan berupa kompaksi, rekristalisasi, pembentukan stylolite, dan dolomitisasi lokal selama berlangsungnya subsidensi. Tahap berikutnya ditandai oleh pengangkatan dan deformasi tektonik yang menghasilkan jaringan kekar yang meningkatkan sirkulasi fluida, sehingga memicu pembentukan urat kalsit, pelarutan, dan perkembangan porositas sekunder. Analisis struktur menunjukkan bahwa sistem kekar berasosiasi dengan deformasi sesar mendatar yang berkaitan dengan sistem Sesar Tutoh-Trusan dan secara lokal memperlihatkan geometri yang konsisten dengan model Riedel shear. Keberadaan kompresi regional berarah NW-SE dan strain partitioning lokal berarah NE-SW menunjukkan bahwa proses tektonik berperan sebagai kontrol utama terhadap perkembangan rekahan, migrasi fluida, dan modifikasi diagenesis tahap akhir. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara evolusi struktur geologi dan analisis diagenesis untuk memahami heterogenitas reservoir karbonat pada wilayah yang mengalami aktivitas tektonik.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: cekungan sarawak, deformasi sesar mendatar, evolusi tektono-diagenesis, heterogenitas reservoir karbonat, rekahan sebagai jalur aliran fluida
Subjek: Q Science > QE Geology
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi
Depositing User: UPA Perpustakaan
Date Deposited: 15 Oct 2026 07:51
Last Modified: 15 Oct 2026 07:51
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49953

Actions (login required)

View Item View Item