Ganendra Aldan Zhafir, . (2026) ANALISIS EDUCATIONAL PERSONAL BRANDING GENERASI Z MELALUI ACADEMIC SELF-PRESENTATION PADA TREN “WHAT IS BETTER THAN RELATIONSHIP? SCHOLARSHIP” DI TIKTOK. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
153220180_Cover - 180-GANENDRA ALDAN ZHAFIR.pdf Download (234kB) |
|
|
Text
153220180_Abstrak - 180-GANENDRA ALDAN ZHAFIR.pdf Download (144kB) |
|
|
Text
153220180_Halaman Pengesahan - 180-GANENDRA ALDAN ZHAFIR.pdf Download (324kB) |
|
|
Text
153220180_Daftar Isi - 180-GANENDRA ALDAN ZHAFIR.pdf Download (165kB) |
|
|
Text
153220180 Daftar Pustaka - 180-GANENDRA ALDAN ZHAFIR.pdf Download (131kB) |
|
|
Text
153220180_Fulltext - 180-GANENDRA ALDAN ZHAFIR.pdf Restricted to Repository staff only Download (12MB) |
Abstract
Generasi Z saat ini mulai menunjukkan cara baru dalam membagikan pencapaian akademik di media sosial TikTok. Melalui tren “What is Better Than Relationship? Scholarship”, prestasi akademik tidak lagi ditampilkan secara biasa, tetapi dikemas menjadi konten yang lebih menarik, inspiratif, dan mengandung nilai edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi educational personal branding Generasi Z dibentuk melalui tren tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan teori Impression Management dari Erving Goffman dan The 8 Laws of Personal Branding dari Peter Montoya. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tujuh informan, observasi digital pada platform TikTok, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara praktik presentasi diri dengan pembentukan strategi personal branding. Pada awalnya, para informan membagikan pencapaian akademiknya secara spontan di ruang publik TikTok, sementara proses perjuangan dan tantangan yang dialami cenderung tidak ditampilkan. Namun, tingginya respons positif dari audiens mendorong mereka untuk mengembangkan konten tersebut menjadi strategi komunikasi yang lebih terarah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa para informan secara sadar menerapkan kedelapan hukum personal branding Peter Montoya untuk membangun citra akademik yang autentik, dekat dengan audiens, dan kredibel, tanpa menonjolkan kesan pamer prestasi. Pada akhirnya, tren academic self-presentation ini tidak hanya menjadi wadah untuk membagikan pencapaian pribadi, tetapi juga berkembang menjadi sarana membangun portofolio digital yang dapat mendukung peluang akademik maupun karier profesional Generasi Z di masa depan.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Personal Branding, Generasi Z, TikTok, Presentasi Diri Akademik, Scholarship. |
| Subjek: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 04:04 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 04:04 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49923 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
