DERYANSYAH, ALVIN (2026) GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG TAMBANG MENGGUNAKAN METODE MORGENSTERN-PRICE PADA DAERAH JUJUHAN, KABUPATEN MUARA BUNGO, PROVINSI JAMBI. Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.
|
Text
111220180_Cover - Alvin deryansyah.pdf Download (151kB) |
|
|
Text
111220180_Abstrak - Alvin deryansyah.pdf Download (217kB) |
|
|
Text
111220180_Halaman Pengesahan - Alvin deryansyah.pdf Download (367kB) |
|
|
Text
111220180_Daftar Isi - Alvin deryansyah.pdf Download (491kB) |
|
|
Text
111220180_Daftar Pustaka - Alvin deryansyah.pdf Download (191kB) |
|
|
Text
111220180_Fulltext - Alvin deryansyah.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Penelitian ini dilakukan pada area tambang terbuka pada daerah Jujuhan,
Kabupaten Muara Bungo, Provinsi Jambi yang secara regional termasuk ke dalam
Sub-Cekungan Jambi dan tersusun oleh Formasi Sinamar berumur Oligosen.
Aktivitas penambangan memiliki potensi longsor akibat pengaruh kondisi geometri
lereng, sifat massa batuan, serta gaya dinamis. Longsoran lereng dapat
menimbulkan kerugian teknis, maupun risiko keselamatan kerja sehingga
diperlukan analisis kestabilan lereng untuk mengetahui tingkat keamanan dan
memberikan rekomendasi desain lereng sesuai standar keselamatan pertambangan.
Metode penelitian dilakukan melalui pemetaan geologi, pengukuran scanline pada
litologi batupasir dan batulempung, analisis Rock Mass Rating (RMR), penentuan
Geological Strength Index (GSI), serta pengolahan parameter geoteknik
menggunakan kriteria Generalized Hoek-Brown. Litologi konglomerat dianalisis
menggunakan kriteria Mohr-Coulomb berdasarkan data sekunder perusahaan,
sedangkan litologi batubara menggunakan kriteria Generalized Hoek-Brown
berdasarkan data sekunder perusahaan. Analisis kestabilan lereng dilakukan
menggunakan metode Morgenstern-Price pada kondisi statis dan dinamis terhadap
model lereng inter-ramp dan overall slope pada sayatan lereng A-A’ dan B-B’.
Evaluasi hasil kestabilan lereng mengacu pada Keputusan Menteri Energi dan
Sumber Daya Mineral Nomor 1827 K/30/MEM/2018. Selain itu, dilakukan
pengamatan kondisi lingkungan tambang berdasarkan parameter lapangan yang
mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 20 Tahun 2025. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian tersusun oleh litologi
konglomerat, batupasir, batulempung, sisipan batubara. Hasil analisis pada sayatan
lereng A-A’ dan B-B’ menunjukkan beberapa model berada pada kondisi stabil,
sedangkan beberapa lereng memerlukan rekomendasi perubahan geometri untuk
memenuhi standar keselamatan. Hasil pengamatan lapangan menunjukkan adanya
potensi erosi, longsoran, dan perubahan kondisi lahan sehingga diperlukan
pengawasan lingkungan sesuai ketentuan pertambangan.
Kata kunci: faktor keamanan, Formasi Sinamar, Generalized Hoek-Brown,
kestabilan lereng, Mohr-Coloumb
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | faktor keamanan, Formasi Sinamar, Generalized Hoek-Brown, kestabilan lereng, Mohr-Coloumb |
| Subjek: | Q Science > QE Geology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi |
| Depositing User: | A.Md Eko Suprapti |
| Date Deposited: | 15 Oct 2026 02:34 |
| Last Modified: | 15 Oct 2026 02:34 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49903 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
