PERANCANGAN ALAT PEMOTONG KULIT SAPI UNTUK EFISIENSI WAKTU PRODUKSI MELALUI PENDEKATAN DESIGN THINKING FOR PRODUCT DESIGN (Studi Kasus pada Home Industry Krecek Mbah Darus, Temanggung, Jawa Tengah)

PUSPOWATI, PRIMA (2026) PERANCANGAN ALAT PEMOTONG KULIT SAPI UNTUK EFISIENSI WAKTU PRODUKSI MELALUI PENDEKATAN DESIGN THINKING FOR PRODUCT DESIGN (Studi Kasus pada Home Industry Krecek Mbah Darus, Temanggung, Jawa Tengah). Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 122200051_Cover - Prima Puspowati.pdf] Text
122200051_Cover - Prima Puspowati.pdf

Download (204kB)
[thumbnail of 122200051_Abstrak - Prima Puspowati.pdf] Text
122200051_Abstrak - Prima Puspowati.pdf

Download (222kB)
[thumbnail of 122200051_Halaman Pengesahan - Prima Puspowati.pdf] Text
122200051_Halaman Pengesahan - Prima Puspowati.pdf

Download (219kB)
[thumbnail of 122200051_Daftar Isi - Prima Puspowati.pdf] Text
122200051_Daftar Isi - Prima Puspowati.pdf

Download (211kB)
[thumbnail of 122200051_Daftar Pustaka - Prima Puspowati.pdf] Text
122200051_Daftar Pustaka - Prima Puspowati.pdf

Download (207kB)
[thumbnail of 122200051_Fulltext - Prima Puspowati.pdf] Text
122200051_Fulltext - Prima Puspowati.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Industri rumah tangga Mbah Darus mengolah kulit sapi menjadi produk
kerupuk kulit. Pengolahan kulit sapi hingga menjadi produk kerupuk kulit ini
memerlukan tujuh tahapan, di antaranya stasiun kerja perendaman kulit sapi pada
air kapur, stasiun kerja perebusan, stasiun kerja penghilangan bulu, stasiun kerja
pemotongan, stasiun kerja pengeringan, stasiun kerja penggorengan, dan stasiun
kerja pengemasan. Di antara semua stasiun kerja tersebut terdapat stasiun kerja
yang bermasalah yaitu stasiun kerja pemotongan. Pada stasiun kerja ini memiliki
permasalahan berupa waktu pemotongan yang lama dan fasilitas kerja yang tidak
ergonomis. Melalui pendekatan design thinking for product design dapat
menyelesaikan permasalahan yang ada dengan lima tahap yaitu empathize, define,
ideat, prototype, dan test. Pelaku design thinking perlu untuk menerjemahkan
kebutuhan pengguna ke dalam pentuk nyata. Metode kano digunakan untuk
membantu mengurutkan atribut prioritas alat yang dirancang berdasarkan
kebutuhan pengguna.
Perancangan alat sesuai dengan prinsip ergonomi karena dilakukan penilaian
postur kerja dengan RULA dan REBA dari skor 7 menjadi skor 2. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa atribut kebutuhan pengguna seperti keamanan penggunaan
alat, kecepatan pemotongan, dan kemudahan melakukan maintenance. Hal tersebut
dijadikan dasar dalam merancang alat pemotong kulit sapi. Berdasarkan beberapa
tahapan yang telah dilalui, peneliti berhasil mencapai tujuan penelitiannya yaitu
untuk merancang alat pemotong kulit sapi pada industri rumah tangga Mbah Darus
guna meningkatkan efisiensi waktu produksi pada stasiun kerja pemotongan.
Waktu baku mengalami penurunan dari 15 menit/kg menjadi 10 menit/kg. Hasil
perhitungan menunjukkan bahwa waktu baku proses pemotongan kulit sapi
menurun sebesar 33,33% artinya proses pemotongan setelah perancangan alat
membutuhkan waktu yang lebih singkat dibandingkan kondisi awal.
Kata kunci: Design Thinking, Metode Kano, Ergonomi.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Design Thinking, Metode Kano, Ergonomi.
Subjek: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik Industri > (S1) Teknik Industri
Depositing User: A.Md Eko Suprapti
Date Deposited: 15 Oct 2026 01:53
Last Modified: 15 Oct 2026 01:53
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49894

Actions (login required)

View Item View Item