Arely, Natasha Stella (2026) REKONSTRUKSI PALINOSTRATIGRAFI DAN INTERPRETASI PALEOEKOLOGI BERDASARKAN ASOSIASI PALINOMORF, FORMASI LEMAT, DAERAH TANJUNG JABUNG BARAT, JAMBI. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
111220131_Cover - natasha stella.pdf Download (90kB) |
|
|
Text
111220131_Abstrak - natasha stella.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
111220131_Halaman Pengesahan - natasha stella.pdf Download (604kB) |
|
|
Text
111220131_Daftar Isi - natasha stella.pdf Download (263kB) |
|
|
Text
111220131_Daftar Pustaka - natasha stella.pdf Download (208kB) |
|
|
Text
111220131_Fulltext - natasha stella.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
Kajian palinostratigrafi dan paleoekologi merupakan aspek penting dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi preservasi material organik. Penelitian ini dilakukan di Formasi Lemat, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, dengan tujuan menentukan umur relatif batuan berdasarkan palinostratigrafi, menginterpretasi kondisi paleoiklim dan kelembapan masa lampau yang kemudian digunakan untuk merekonstruksi paleoekologi, serta mengevaluasi implikasinya terhadap potensi hidrokarbon di daerah penelitian.
Metode yang digunakan meliputi identifikasi palinomorf dan analisis palinostratigrafi menggunakan taksa indeks. Interpretasi paleoiklim dilakukan berdasarkan rasio polen arboreal/non-arboreal dan persentase spora. Interpretasi lingkungan pengendapan didasarkan pada asosiasi taksa palinomorf dan perhitungan Palynological Marine Index. Hasil paleoiklim dan lingkungan pengendapan kemudian diintegrasikan untuk menyusun tabel paleoekologi untuk mengetahui perubahannya.
Hasil analisis menunjukkan bahwa interval penelitian memiliki umur Oligosen Akhir – Miosen Awal, ditunjukkan oleh kehadiran fosil indeks Meyeripolis naharkotensis, Florschuetzia trilobata, dan Florschuetzia levipoli. Asosiasi palinomorf didominasi oleh taksa freshwater swamp yang dicirikan oleh kehadiran spesies Elaeocarpus spp., Dicolpopollis malesianus, dan Dicolpopollis sp., serta peat swamp yang dicirikan oleh kehadiran spesies Calophyllum type, Ctenolophon parvifolius, Cephalomappa type dan Austrobuxus nitidus. Interpretasi paleoekologi menunjukkan bahwa daerah penelitian merupakan hutan tertutup dengan iklim hangat, berkembang dengan baik, dan kondisi yang relatif lembap. Kondisi paleoiklim hangat dan lembap, serta lingkungan rawa yang reduktif, dapat mendukung preservasi material organik yang cenderung membentuk kerogen tipe III, tetapi diperlukan data analisis geokimia untuk verifikasi lebih lanjut.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Formasi Lemat, palinomorf, paleoekologi, palinostratigrafi |
| Subjek: | Q Science > QE Geology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 04:50 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 04:50 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49865 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
