ELIMINATION OF ALL FORMS OF DISCRIMINATION AGAINST WOMEN (CEDAW) DALAM MENGHADAPI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN TAHUN 2015-2022

ASA NASLATA GHILDAH, . (2026) ELIMINATION OF ALL FORMS OF DISCRIMINATION AGAINST WOMEN (CEDAW) DALAM MENGHADAPI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN TAHUN 2015-2022. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 151200053_Cover - Asa Naslata.pdf] Text
151200053_Cover - Asa Naslata.pdf

Download (143kB)
[thumbnail of 151200053_Abstrak - Asa Naslata.pdf] Text
151200053_Abstrak - Asa Naslata.pdf

Download (143kB)
[thumbnail of 151200053_Halaman Pengesahan - Asa Naslata.pdf] Text
151200053_Halaman Pengesahan - Asa Naslata.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 151200053_Daftar Isi - Asa Naslata.pdf] Text
151200053_Daftar Isi - Asa Naslata.pdf

Download (169kB)
[thumbnail of 151200053_Daftar Pustaka - Asa Naslata.pdf] Text
151200053_Daftar Pustaka - Asa Naslata.pdf

Download (156kB)
[thumbnail of 151200053_Fulltext - Asa Naslata.pdf] Text
151200053_Fulltext - Asa Naslata.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan Denmark
terhadap Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination against
Women (CEDAW) dalam menghadapi kekerasan terhadap perempuan pada
periode 2015–2022. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya prevalensi
kekerasan terhadap perempuan di Denmark meskipun negara tersebut dikenal
sebagai salah satu negara dengan tingkat kesetaraan gender tertinggi di dunia.
Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan
data berupa studi pustaka. Analisis dilakukan menggunakan konsep kepatuhan
(compliance) Ronald B. Mitchell melalui indikator outputs, outcomes, dan
impacts.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Denmark telah mengadopsi berbagai
kebijakan dan regulasi yang sejalan dengan CEDAW, seperti amandemen hukum
terkait kekerasan domestik, kekerasan seksual digital, reformasi definisi
pemerkosaan berbasis persetujuan, pembentukan pusat pendampingan korban,
serta pelaksanaan berbagai rencana aksi nasional. Namun, implementasi kebijakan
tersebut masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan akses layanan
perlindungan, rendahnya kepercayaan korban terhadap aparat penegak hukum,
serta koordinasi antarlembaga yang belum optimal. Selain itu, prevalensi
kekerasan terhadap perempuan masih berada pada tingkat yang tinggi selama
periode penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepatuhan Denmark
terhadap CEDAW belum sepenuhnya mampu mencapai tujuan konvensi dalam
mengurangi kekerasan terhadap perempuan. Berdasarkan korelasi antara
kepatuhan dan efektivitas, Denmark dikategorikan sebagai negara dengan low
compliance–low effectiveness, karena berbagai kebijakan yang telah dibentuk
belum diimplementasikan secara konsisten dan belum menghasilkan dampak yang
signifikan terhadap penurunan kekerasan terhadap perempuan.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: CEDAW, Denmark, kepatuhan, kekerasan terhadap perempuan, efektivitas.
Subjek: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 14 Oct 2026 04:21
Last Modified: 14 Oct 2026 04:21
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49860

Actions (login required)

View Item View Item