Satria Rizky Pradana, . (2026) Analisis Pengaruh Kondisi Jalan Angkut terhadap Konsumsi Bahan Bakar Alat Angkut di PT Banyan Koalindo Lestari. Skripsi thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.
|
Text
112220128_Cover - Satria Rizky.pdf Download (294kB) |
|
|
Text
112220128_Abstrak - Satria Rizky.pdf Download (210kB) |
|
|
Text
112220128_Halaman Pengesahan - Satria Rizky.pdf Download (311kB) |
|
|
Text
112220128_Daftar Isi - Satria Rizky.pdf Download (316kB) |
|
|
Text
112220128_Daftar Pustaka - Satria Rizky.pdf Download (258kB) |
|
|
Text
112220128_Fulltext - Satria Rizky.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
PT Banyan Koalindo Lestari merupakan perusahaan pertambangan batubara yang beroperasi dengan sistem tambang terbuka, di mana kegiatan pengangkutan tanah penutup (overburden) menggunakan alat angkut UD Quester CWE 370 mengalami permasalahan pada konsumsi bahan bakar aktual rata-rata sebesar 14,27 liter/jam yang melampaui target optimal perusahaan sebesar 13 liter/jam sehingga dibutuhkan adanya penelitian terkait penyebab meningkatnya konsumsi bahan bakar alat angkut serta rekomendasi perbaikan untuk menekan konsumsi bahan bakar agar sesuai dengant target perusahaan. Kondisi jalan angkut yang tidak memenuhi standar, khususnya pada grade jalan di segmen B-C, C-D, D-E, E-F, dan H-I yang melebihi batas 8% menjadi faktor utama penyebab pembengkakan konsumsi tersebut. Penelitian ini dilakukan melalui pengukuran langsung di lapangan meliputi grade jalan dan kedalaman amblasan, kemudian diolah menggunakan pendekatan rimpull untuk menghitung rolling resistance, grade resistance, load factor, dan konsumsi bahan bakar teoritis. Berdasarkan hasil analisis regresi linear menunjukkan bahwa setiap kenaikan 1% grade jalan meningkatkan konsumsi bahan bakar sebesar 0,280 liter/jam dan peningkatan kedalaman amblasan sebesar 1 cm akan meningkatkan konsumsi bahan bakar sebesar 1,483 liter/jam. Mengacu pada konsumsi bahan bakar rata-rata, untuk menekan target konsumsi bahan bakar diperlukan perbaikan berupa penurunan grade jalan rata-rata sebesar 4,54% atau penurunan kedalaman amblasan rata-rata sebesar 0,86 cm. Namun, perbaikan dengan menurunkan kedalaman amblasan lebih realistis dibanding menurunkan grade. Sehingga, upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan kedalaman amblasan rata-rata sebesar 0,86 cm adalah dengan melakukan perbaikan berupa penimbunan dan pemadatan pada segmen B-C, E-F, G-H, dan I-J.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | alat angkut, grade resistance, jalan angkut, konsumsi bahan bakar, rolling resistance. |
| Subjek: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 07:20 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 07:20 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49820 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
