Simamora, Elisabeth (2026) GEOLOGI DAN IMPLIKASI STRUKTUR GEOLOGI PADA PEMODELAN KONSEPTUAL SISTEM PANASBUMI KECAMATAN SUBANG, KABUPATEN KUNINGAN, PROVINSI JAWA BARAT. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
111220056_Cover - ELISABETH SIMAMORA.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
111220056_Abstrak - ELISABETH SIMAMORA.pdf Download (227kB) |
|
|
Text
111220056_Halaman Pengesahan - ELISABETH SIMAMORA.pdf Download (363kB) |
|
|
Text
111220056_Daftar Isi - ELISABETH SIMAMORA.pdf Download (201kB) |
|
|
Text
111220056_Daftar Pustaka - ELISABETH SIMAMORA.pdf Download (243kB) |
|
|
Text
111220056_Fulltext - ELISABETH SIMAMORA.pdf Restricted to Repository staff only Download (70MB) |
Abstract
Penelitian ini dilakukan di wilayah Subang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, yang memiliki potensi panas bumi signifikan namun pemahaman karakteristik sistemnya masih terbatas. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi geologi, menganalisis peran struktur geologi sebagai pengontrol permeabilitas sekunder, serta merekonstruksi model konseptual sistem panas bumi dengan mengintegrasikan data permukaan dan data bawah permukaan. Metode yang digunakan meliputi pemetaan geologi permukaan, analisis petrografi, analisis struktur geologi, serta analisis gaya berat (gravity) untuk mengidentifikasi anomali regional dan residual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian tersusun oleh batuan sedimen Formasi Halang yang terdiri dari perselingan batupasir batulempung karbonatan, dan batupasir, serta intrusi andesit. Tatanan struktur geologi didominasi oleh sesar naik, sesar normal, dan lipatan dengan orientasi utama Barat-Timur serta Baratlaut-Tenggara. Analisis anomali residual gaya berat menunjukkan kontras nilai antara -13,6 mGal hingga 13,9 mGal, yang mengindikasikan adanya zona lemah dan kelurusan geologi sebagai pengontrol jalur migrasi fluida. Model konseptual sistem panas bumi Subang merupakan sistem hidrotermal vulkanik dengan titik mata air panas Subang sebagai zona upflow. Fluida yang muncul pada mata air panas Subang merupakan air klorida (chloride water) dengan pH basa (8,73) yang naik secara vertikal melalui struktur patahan tanpa mengalami proses pendinginan dan pencampuran dengan air meteorik. Hasil analisis geotermometer menunjukkan suhu reservoir sebesar 156°C yang berada dalam kondisi kesetimbangan penuh (full equilibrium). Sementara itu, wilayah Ciwaru diidentifikasi sebagai zona outflow yang ditandai dengan penurunan suhu dan proses pencampuran air meteorik.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | gaya berat, model konseptual, panas bumi, struktur geologi, subang |
| Subjek: | Q Science > QE Geology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 07:05 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 07:05 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49818 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
