Sembiring, Ariel Nathanael (2026) ANALISIS KLASIFIKASI MASSA BATUAN MENGGUNAKAN METODE RMR DAN GSI PADA LERENG TAMBANG TERBUKA PIT “X”, KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
111220100_Cover - Ariel Sembiring.pdf Download (74kB) |
|
|
Text
111220100_Abstrak - Ariel Sembiring.pdf Download (76kB) |
|
|
Text
111220100_Halaman Pengesahan - Ariel Sembiring.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
111220100_Daftar Isi - Ariel Sembiring.pdf Download (24kB) |
|
|
Text
111220100_Daftar Pustaka - Ariel Sembiring.pdf Download (78kB) |
|
|
Text
111220100_Fulltext - Ariel Sembiring.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Lokasi penelitian yang secara administratif berada di Daerah Ida Manggala, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Kegiatan penambangan terbuka batubara memiliki potensi terjadinya ketidakstabilan lereng akibat kondisi massa batuan yang bervariasi. Analisis kualitas massa batuan menjadi salah satu tahapan penting dalam analisis geoteknik untuk mengetahui karakteristik massa batuan dan pengaruhnya terhadap kestabilan lereng tambang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas massa batuan menggunakan metode Rock Mass Rating (RMR) dan Geological Strength Index (GSI), serta menganalisis implikasinya terhadap kestabilan lereng pada area tambang batubara. Metode penelitian dilakukan melalui pemetaan geologi dan pengambilan data diskontinuitas menggunakan metode scanline pada lereng tambang. Parameter dari data scanline digunakan untuk menentukan Rock Quality Designation (RQD), RMR dan GSI. Nilai GSI selanjutnya digunakan dalam pendekatan Hoek and Brown untuk memperoleh parameter massa batuan yang digunakan dalam analisis kestabilan lereng dengan metode Limit Equilibrium Method (LEM). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa nilai RMR pada daerah penelitian berkisar antara 49,14 - 63,49 yang termasuk dalam kelas kualitas massa batuan sedang hingga baik berdasarkan klasifikasi Bieniawski (1989). Sementara itu, nilai GSI berkisar antara 35 - 46 yang menunjukkan kualitas massa batuan buruk hingga sedang menurut klasifikasi Hoek and Brown. Berdasarkan hasil analisis, unit Sidewall memiliki kualitas massa batuan yang lebih rendah dibandingkan Highwall sehingga berpotensi memiliki tingkat kestabilan yang lebih rendah.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | GSI, Hoek-Brown, RMR, Kestabilan lereng, Massa batuan |
| Subjek: | Q Science > QE Geology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 06:22 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 06:22 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49807 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
