RINDANG ISNAINI KHAIRUNNISA', . (2026) Analisis Pengaruh Muka Air Tanah Terhadap Kestabilan Lereng Berdasarkan Klasifikasi Massa Batuan Di Pit 4 Pt X, Daerah Seunagan, Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya, Aceh. Skripsi thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.
|
Text
111220011_Cover - 011 - Rindang Isnaini Khairunnisa'.pdf Download (457kB) |
|
|
Text
111220011_Abstrak - 011 - Rindang Isnaini Khairunnisa'.pdf Download (629kB) |
|
|
Text
111220011_Lembar Pengesahan - 011 - Rindang Isnaini Khairunnisa'.pdf Download (250kB) |
|
|
Text
111220011_Daftar Isi - 011 - Rindang Isnaini Khairunnisa'.pdf Download (808kB) |
|
|
Text
111220011_Daftar Pustaka - 011 - Rindang Isnaini Khairunnisa'.pdf Download (538kB) |
|
|
Text
111220011_Full Text - 011 - Rindang Isnaini Khairunnisa'.pdf Restricted to Repository staff only Download (27MB) |
Abstract
Kestabilan lereng merupakan aspek krusial dalam operasi tambang terbuka karena berhubungan langsung dengan keselamatan pekerja dan keberlangsungan produksi. Salah satu faktor utama yang memengaruhi kestabilan lereng adalah keberadaan air tanah, di mana tekanan air pori akibat muka air tanah yang tinggi dapat menurunkan tegangan efektif dan kekuatan geser massa batuan sehingga berdampak pada penurunan faktor keamanan lereng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi daerah penelitian, menganalisis kestabilan lereng pada berbagai kondisi muka air tanah, serta membuktikan pengaruh penurunan muka air tanah terhadap faktor keamanan lereng di Pit 4 PT X, Daerah Seunagan, Kecamatan Suka Makmue, Nagan Raya, Aceh. Analisis kestabilan lereng dilakukan menggunakan kriteria keruntuhan Generalized Hoek-Brown dan metode kesetimbangan batas Morgenstern-Price dengan enam variasi ketinggian muka air tanah dari 100% hingga 50%. Hubungan antara muka air tanah dan faktor keamanan diuji secara statistik menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan analisis grafik linearitas. Daerah penelitian tersusun oleh litologi batulempung, batupasir, batulanau, dan batubara dengan struktur geologi berupa kekar tarik. Nilai RMR berkisar antara 43–62 dan GSI berkisar 38–57. Hasil analisis kestabilan lereng menunjukkan bahwa pada kondisi muka air tanah jenuh (100%), nilai faktor keamanan keenam sayatan berkisar antara 1,252–2,646 sedangkan saat muka air tanah diturunkan hingga 50%, nilai faktor keamanan meningkat menjadi 2,404–3,837. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai F hitung (446,07) jauh lebih besar dari F tabel 5% (2,6) sehingga hipotesis nol ditolak dan grafik linearitas menunjukkan hubungan berbanding terbalik. Disimpulkan bahwa penurunan muka air tanah berpengaruh signifikan terhadap peningkatan faktor keamanan lereng.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | faktor keamanan, kestabilan lereng, muka air tanah, massa batuan |
| Subjek: | Q Science > QE Geology T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geologi |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 13 Oct 2026 04:43 |
| Last Modified: | 13 Oct 2026 04:43 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49806 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
