PRARANCANGAN PABRIK KIMIA ANILIN DARI AMONIA DAN PHENOL KAPASITAS 23.000 TON/TAHUN

Muhammad Iqbal Ar, . and Marcellina Andhika Pertiwi Wahyuning Widiadi, . (2026) PRARANCANGAN PABRIK KIMIA ANILIN DARI AMONIA DAN PHENOL KAPASITAS 23.000 TON/TAHUN. Skripsi thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[thumbnail of 121200104_Cover - Iqbal Arofqi.pdf] Text
121200104_Cover - Iqbal Arofqi.pdf

Download (64kB)
[thumbnail of 121200104_Abstrak - Iqbal Arofqi.pdf] Text
121200104_Abstrak - Iqbal Arofqi.pdf

Download (178kB)
[thumbnail of 121200104_Halaman Pengesahan - Iqbal Arofqi.pdf] Text
121200104_Halaman Pengesahan - Iqbal Arofqi.pdf

Download (670kB)
[thumbnail of 121200104_Daftar Isi - Iqbal Arofqi.pdf] Text
121200104_Daftar Isi - Iqbal Arofqi.pdf

Download (214kB)
[thumbnail of 121200104_Daftar Pustaka - Iqbal Arofqi.pdf] Text
121200104_Daftar Pustaka - Iqbal Arofqi.pdf

Download (208kB)
[thumbnail of 121200104_Fulltext - Iqbal Arofqi.pdf] Text
121200104_Fulltext - Iqbal Arofqi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (38MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Pabrik anilin berkapasitas 23.000 ton/tahun direncanakan didirikan di Kota Bontang, Kalimantan Timur pada lahan seluas 20.000 m² dengan tenaga kerja 187 orang dan operasi kontinyu selama 330 hari efektif per tahun. Bahan baku ammonia disuplai oleh PT Pupuk Kaltim, sedangkan phenol diperoleh dari PT Batu Penggal Chemical (Samarinda) dan PT Metropolitan Phenol Pratama (Banten). Proses utama menggunakan amonolisis phenol dalam reaktor fixed-bed multitube (R-01) dengan katalis silica-alumina.
Proses pembuatan anilin akan dilakukan dengan proses amonolisis phenol, yang mana mereaksikan Amonia (T-01) dengan Phenol (T-02) di dalam Reaktor Fixed Bed Multitube (R-01) dengan bantuan katalis silica alumina, Reaksi akan berlangsung dengan suhu campuran umpan 350 °C pada tekanan 16 atm. Umpan reaktor dikondisikan pada fase uap, sehingga dilakukan pretreatment umpan terlebih dahulu dengan menggunakan Vaporizer (VP-01) dan (VP-02) serta dipisahkan fase uap dan fase cairnya dengan Separator (SP-01) dan (SP-02). Hasil keluaran reaktor kemudian akan dimanfaatkan sebagai pemanas di Vaporizer 2 (VP-02) sebelum kemudian diturunkan suhunya menggunakan Cooler (CL-01) dan (CL-02).Pada MD-01 dilakukan pemisahan komponen: produk atas mengandung ammonia dan air pada kondisi sekitar 41,31°C dan 15,9 atm, yang direcycle sebagai bahan baku; produk bawah berisi phenol, air, dan anilin pada kondisi sekitar 256,4°C dan 16,4 atm, kemudian akan dilakukan pemurnian lanjutan di menara distilasi MD-02. Sebelum MD-02, umpan diturunkan tekanan dan suhu menggunakan cooler (CL-03) dan pressure reducer sehingga kondisi masuk MD-02 menjadi sekitar 117,36°C dan 1,01 atm. Dari MD-02 diperoleh produk atas berupa air dan phenol (100,1°C, 1 atm) yang akan dialirkan ke unit pemulihan/penanganan (UPL), sedangkan produk bawah yang menjadi produk akhir, campuran anilin dan phenol, keluar pada kondisi sekitar 178,9°C dan 1,03 atm. Produk akhir didinginkan dengan cooler (CL-04) dan (CL-05) hingga 35°C dan disimpan di tangki produk (T-03).
Unit utilitas meliputi pasokan air sebesar 4.614,22 kg/jam dari PT Kaltim Daya Mandiri; media pemanas Dowtherm A sebanyak 4.000 kg/jam; listrik 71,09 kW dari PLN Kota Bontang dengan genset cadangan 100 kW; udara tekan 90 m³/jam; dan bahan bakar solar 1.470,58 kg/jam untuk furnace dan generator dari PT Pertamina. Desain proses memaksimalkan pemanfaatan panas dari aliran reaktor untuk efisiensi energi.
Analisis ekonomi menunjukkan investasi tetap (fixed capital investment) sebesar US$ 3.514.924,12 ditambah Rp 239.226.900.450,- dan modal kerja (working capital) Rp 337.358.211.742,-. Dengan asumsi margin keuntungan 20%, harga jual produk dihitung Rp 45.372/kg. Indikator finansial menunjukkan proyek layak: Return on Investment (ROI) sebelum pajak 56,79% dan setelah pajak 48,27%; Pay Out Time (POT) sebelum pajak 1,50 tahun dan setelah pajak 1,72 tahun; Break Even Point (BEP) 40,18%; Shut Down Point 22,56%; serta Discounted Cash Flow Rate sekitar 25,56%. Berdasarkan parameter teknis dan ekonomi tersebut, pabrik anilin dari ammonia dan phenol kapasitas 23.000 ton/tahun direkomendasikan untuk dikaji lebih lanjut dalam tahap perencanaan dan studi kelayakan lanjutan.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ammonia, Phenol, Amonolisis phenol, Anilin, Fixed-bed multitube.
Subjek: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Teknik Industri > (S1) Teknik Kimia
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 12 Oct 2026 03:15
Last Modified: 12 Oct 2026 03:15
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49713

Actions (login required)

View Item View Item