Aris Alparisi, . and Sandika Perdana Putra, . (2026) Prarancangan Pabrik Kimia Pentaeritritol dari Asetaldehida, Formaldehida, dan Natrium Hidroksida Kapasitas 14.000 Ton/Tahun. Skripsi thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.
|
Text
Cover_121210122 - sandika putra.pdf Download (154kB) |
|
|
Text
Abstrak_121210122 - sandika putra.pdf Download (321kB) |
|
|
Text
Halaman Pengesahan_121210122 - sandika putra.pdf Download (273kB) |
|
|
Text
Daftar Isi_121210122 - sandika putra.pdf Download (285kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_121210122 - sandika putra.pdf Download (324kB) |
|
|
Text
Fulltext_121210122 - sandika putra.pdf Restricted to Repository staff only Download (31MB) |
Abstract
Pabrik kimia Pentaeritritol dari Asetaldehida, Formaldehida, dan Natrium
Hidroksida kapasitas 14.000 ton/tahun dirancang akan didirikan di Cilegon,
Banten di atas tanah seluas 3,5 ha. Bahan baku berupa asetaldehida diperoleh dari
PT. Eastman Chemical di Malaysia, formaldehida diperoleh dari PT. Intanwijaya
International Tbk di Banjarmasin, dan natrium hidroksida diperoleh dari PT.
Asahimas Chemical, Cilegon. Pabrik ini beroperasi secara kontinyu selama 330
hari efektif kerja dalam setahun dan membutuhkan 166 karyawan.
Pentaeritritol dibuat dengan mereaksikan asetaldehida, formaldehida, dan
natrium hidroksida dalam reaktor alir tangki berpengaduk. Reaksi berlangsung
pada suhu 40°C, tekanan 2 atm dengan konversi 91% dan bersifat eksotermis.
Asetaldehida, formaldehida, dan natrium hidroksida diumpankan ke dalam reaktor
(R-01). Hasil reaktor kemudian diumpakan ke dalam netralizer (N-01) bersamaan
dengan asam format. Hasil keluar Netralizer diproses lebih lanjut untuk
memperoleh produk berupa pentaeritritol (C5H12O4) padat. Untuk memproduksi
C5H12O4 padat terjadi beberapa proses yaitu evaporator (EVP-01) untuk
menjenuhkan C5H12O4 dengan menguapkan air, selanjutnya crystallizer (CR-01)
untuk mengkristalkan C5H12O4, dilanjut dengan rotary drum vaccum fillter (RDVF01) untuk memisahkan cairan dan padatan hasil crystallizer, dan terakhir
menggunakan rotary dryer (RD-01) sehingga diperoleh C5H12O4 98%. Untuk
mendukung jalannya proses produksi dan operasional pabrik, maka dibutuhkan
sarana dan prasarana pendukung yang terdiri dari air start up sebanyak
131.401,66 kg/jam dan air make up sebanyak 4.114,82 kg/jam. Sedangkan untuk
steam dibutuhkan sebanyak 2.638,417 kg/jam, dan kebutuhan bahan bakar sebesar
188,862 kg/jam. Daya listrik terpasang sebesar 486,828 diperoleh dari PLN dan
untuk cadangan digunakan generator dengan daya sebesar 584 kW, kebutuhan
udara tekan sebesar 88,218 m3/jam.
Pabrik ini memerlukan Fixed Capital Investment (FCI) sebesar
$45.151.139,74 atau Rp 778.979.502.886,47, serta Working Capital (WC) sebesar
$4.515.113,87 atau Rp 77.897.950.288,65 Hasil Analisa ekonomi pabrik ini
menunjukkan nilai ROI sebelum pajak 12,89% dan ROI sesudah pajak 10,31%,
POT sebelum pajak 4,37 tahun dan POT sesudah pajak 4,92 tahun, BEP sebesar
55,17%, SDP sebesar 16,64% dan DCF sebesar 16,84%. Dengan demikian,
ditinjau dari segi teknis dan ekonomi, pabrik pentaeritritol dengan kapasitas
14.000 ton/tahun layak dikaji lebih lanjut.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Pentaeritritol, asetaldehida, formaldehida, reaktor alir tangki berpengaduk |
| Subjek: | T Technology > TP Chemical technology |
| Divisions: | Fakultas Teknik Industri > (S1) Teknik Kimia |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 07:18 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 07:18 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49683 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
