APLIKASI DOSIS ATRAZIN DALAM MENGENDALIKAN GULMA DAN PUPUK KOTORAN SAPI DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata STURT)

AYUTANTRI, QODRIYAH DESTI (2026) APLIKASI DOSIS ATRAZIN DALAM MENGENDALIKAN GULMA DAN PUPUK KOTORAN SAPI DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata STURT). Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.

[thumbnail of 134220077_Cover - Qodriyah Desti Ayutantri.pdf] Text
134220077_Cover - Qodriyah Desti Ayutantri.pdf

Download (151kB)
[thumbnail of 134220077_Abstrak - Qodriyah Desti Ayutantri.pdf] Text
134220077_Abstrak - Qodriyah Desti Ayutantri.pdf

Download (220kB)
[thumbnail of 134220077_Halaman Pengesahan - Qodriyah Desti Ayutantri.pdf] Text
134220077_Halaman Pengesahan - Qodriyah Desti Ayutantri.pdf

Download (377kB)
[thumbnail of 134220077_Daftar Isi - Qodriyah Desti Ayutantri.pdf] Text
134220077_Daftar Isi - Qodriyah Desti Ayutantri.pdf

Download (174kB)
[thumbnail of 134220077_Daftar Pustaka - Qodriyah Desti Ayutantri.pdf] Text
134220077_Daftar Pustaka - Qodriyah Desti Ayutantri.pdf

Download (204kB)
[thumbnail of 134220077_Fulltext - Qodriyah Desti Ayutantri.pdf] Text
134220077_Fulltext - Qodriyah Desti Ayutantri.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Jagung manis merupakan salah satu produk hortikultura yang sangat diminati
masyarakat tetapi produktivitasnya belum mampu mencukupi kebutuhan pasar,
sehingga perlu meningkatkan produksi salah satunya dengan pemupukan dan
pengendalian gulma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara
herbisida atrazin dan pupuk kotoran sapi terhadap pertumbuhan, hasil dan kemampuan
dalam mengendalikan gulma. Penelitian dilaksanakan di Taman, Purwoharjo,
Samigaluh, Kulon Progo pada bulan Januari 2026 - April 2026. Rancangan penelitian
menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua
faktor yaitu dosis atrazin (1 L/ha, 1,5 L/ha, 2 L/ha) dan dosis pupuk kotoran sapi (15
ton/ha, 20 ton/ha, 25 ton/ha) serta 1 kontrol tanpa perlakuan herbisida dan tanpa pupuk
kotoran sapi, setiap perlakuan diulang 3 kali dan ditempatkan secara acak dalam setiap
blok. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) pada taraf 5%, Uji DMRT
pada taraf 5% dan Uji Contras Orthogonal taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan
tidak terdapat interaksi terhadap semua parameter penelitian. Dosis atrazin 2 kg/ha
menunjukkan kemampuan pengendalian gulma yang paling baik. Semua dosis pupuk
kotoran sapi belum memberikan respon pertumbuhan dan hasil pada seluruh parameter.
Kata kunci: jagung manis, gulma, pupuk kotoran sapi, atrazin.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: jagung manis, gulma, pupuk kotoran sapi, atrazin.
Subjek: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > (S1) Agroteknologi
Depositing User: A.Md Eko Suprapti
Date Deposited: 09 Oct 2026 02:17
Last Modified: 09 Oct 2026 02:17
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49642

Actions (login required)

View Item View Item