INVENTARISASI EMISI GAS RUMAH KACA DAN ANALISIS POTENSI SERAPAN KARBON DIOKSIDA DI AREA PERTAMBANGAN BATUBARA PT XYZ, KALIMANTAN TIMUR

QURROTUL A'YUN, . (2026) INVENTARISASI EMISI GAS RUMAH KACA DAN ANALISIS POTENSI SERAPAN KARBON DIOKSIDA DI AREA PERTAMBANGAN BATUBARA PT XYZ, KALIMANTAN TIMUR. Skripsi thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.

[thumbnail of 114220068_Cover - Qurrotul A'yun.pdf] Text
114220068_Cover - Qurrotul A'yun.pdf

Download (91kB)
[thumbnail of 114220068_Abstrak - Qurrotul A'yun.pdf] Text
114220068_Abstrak - Qurrotul A'yun.pdf

Download (859kB)
[thumbnail of 114220068_Halaman Pengesahan - Qurrotul A'yun.pdf] Text
114220068_Halaman Pengesahan - Qurrotul A'yun.pdf

Download (119kB)
[thumbnail of 114220068_Daftar Isi - Qurrotul A'yun.pdf] Text
114220068_Daftar Isi - Qurrotul A'yun.pdf

Download (581kB)
[thumbnail of 114220068_Daftar Pustaka - Qurrotul A'yun.pdf] Text
114220068_Daftar Pustaka - Qurrotul A'yun.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 114220068_Fulltext - Qurrotul A'yun.pdf] Text
114220068_Fulltext - Qurrotul A'yun.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Kegiatan pertambangan batubara merupakan salah satu sektor yang berkontribusi
terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca (GRK). Di Indonesia, ketergantungan
terhadap batubara sebagai sumber energi serta tingginya aktivitas operasional
pertambangan menyebabkan emisi dari penggunaan alat berat, transportasi, dan
proses produksi. Kondisi ini menuntut adanya pengelolaan emisi yang terukur
melalui inventarisasi GRK dan optimalisasi area revegetasi sebagai penyerap
karbon untuk mendukung upaya pengendalian perubahan iklim. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis emisi GRK dari proses produksi batubara di PT XYZ
serta mengetahui potensi simpanan dan serapan karbon pada tegakan dan tanah.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan mengacu IPCC
Guidelines 2006. Untuk perhitungan serapan karbon dilakukan melalui estimasi
biomassa menggunakan persamaan alometrik serta analisis karbon tanah, dan
dianalisis menggunakan pendekatan neraca karbon (net carbon balance).
Hasil penelitian menunjukkan emisi 2024 sebesar 51.660 ton CO₂-eq/tahun
melampaui serapan sebesar 2.996,91 ton CO₂-eq/tahun sehingga menghasilkan
neraca karbon positif sebesar 48.663 ton CO₂-eq/tahun, sedangkan pada tahun 2025
emisi sebesar 22.663 ton CO₂-eq/tahun dan serapan sebesar 1.241,59 ton CO₂
eq/tahun menghasilkan neraca karbon positif sebesar 21.421 ton CO₂-eq/tahun,
yang menunjukkan kawasan masih berstatus sebagai sumber emisi positif, dengan
kontribusi emisi terbesar bersumber dari kegiatan overburden (OB) disposal.
Arahan pengelolaan dilakuakan melalui optimalisasi fuel ratio berpotensi
menurunkan emisi GRK sebesar 13%, serta pemilihan jenis vegetasi pada area
revegetasi yang memiliki potensi serapan CO₂ dan daya hidup tinggi guna
mengoptimalkan kapasitas kawasan sebagai carbon sink secara bertahap.
Berdasarkan arahan tersebut, potensi serapan karbon meningkat hingga 61,41 Ton
CO₂/ha, atau 9335,28 Ton CO₂/tahun untuk keseluruhan rencana revegetasi PT
XYZ

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Emisi Gas Rumah Kaca, Inventarisasi, Neraca Karbon, Revegetasi, Serapan Karbon
Subjek: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Lingkungan
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 08 Oct 2026 04:01
Last Modified: 08 Oct 2026 04:01
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49603

Actions (login required)

View Item View Item