FARA AZKIYA OKTA FAHARANI, . (2026) Kajian Potensi Banjir di Sub DAS Dulang Kabupaten Purworejo. Skripsi thesis, UPN "VETERAN" YOGYAKARTA.
|
Text
200059_Cover - FARA AZKIYA OKTA FAHARANI.pdf Download (148kB) |
|
|
Text
200059_Abstrak - FARA AZKIYA OKTA FAHARANI.pdf Download (276kB) |
|
|
Text
200059_Halaman Pengesahan - FARA AZKIYA OKTA FAHARANI.pdf Download (239kB) |
|
|
Text
200059_Daftar Isi - FARA AZKIYA OKTA FAHARANI.pdf Download (275kB) |
|
|
Text
200059_Daftar Pustaka - FARA AZKIYA OKTA FAHARANI.pdf Download (263kB) |
|
|
Text
200059_Full Text - FARA AZKIYA OKTA FAHARANI.pdf Restricted to Repository staff only Download (14MB) |
Abstract
Banjir menjadi fenomena tahunan di beberapa lokasi di Sub DAS Dulang. Namun, area spesifik yang berpotensi tergenang serta besaran potensinya perlu diidentifikasi lebih lanjut melalui kajian potensi banjir. Tujuannya yaitu untuk menentukan rekomendasi teknik pengendalian banjir yang sesuai. Penelitian ini menggunakan Topographic Wetness Index (TWI) yang dimodifikasi dengan mengintegrasikan parameter curah hujan, tekstur tanah (distribusi ukuran butir tanah), dan penggunaan lahan dalam bentuk hujan efektif untuk menganalisis potensi banjir genangan serta pemodelan HEC-RAS 1D untuk menganalisis potensi banjir luapan. Kedua potensi banjir tersebut kemudian ditumpangsusunkan untuk menghasilkan peta potensi banjir. Hasil analisis potensi banjir di Sub DAS Dulang menunjukkan bahwa sebaran kategori potensi rendah seluas 65,07 km2 yang mendominasi 82% wilayahnya. Kategori sedang memiliki luasan terendah seluas 2,88 km2 (4%), sedangkan 14% lainnya termasuk dalam kategori tinggi dengan luas 11,35 km2. Berdasarkan potensi ini, wilayah dengan kategori potensi banjir tinggi ditentukan sebagai daerah prioritas pengendalian banjir. Teknik pengendalian banjir yang dapat diterapkan dikelompokkan berdasarkan kategori potensi banjir hasil analisis yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Pada zona potensi banjir rendah, teknik pengendalian banjir yang dapat dilakukan yaitu pengelolaan dataran banjir dan konservasi dan pelestarian wilayah hulu. Sedangkan pada zona potensi banjir sedang, yaitu pembuatan kolam retensi, regulasi tata guna lahan dan standarisasi bangunan, pengelolaan dataran banjir, serta penerapan agroforestri. Sementara itu, pada zona prioritas pengendalian banjir (zona potensi banjir tinggi) antara lain flood proofing, regulasi tata guna lahan dan standarisasi bangunan, penguatan kapasitas masyarakat, dan sistem peringatan dini.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | banjir genangan, banjir luapan, pengendalian banjir, potensi banjir |
| Subjek: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 02:09 |
| Last Modified: | 08 Oct 2026 02:09 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49589 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
