Utami, Chintya Gusti (2026) Optimalisasi Proses Aerasi terhadap Efektivitas Penyisihan Besi (Fe) dengan Variasi Dosis Klorin dan Waktu Detensi di IPA PDAM Kotagede Yogyakarta. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.
|
Text
114220071_Cover - CHINTYA GUSTI UTAMI.pdf Download (180kB) |
|
|
Text
114220071_Abstrak - CHINTYA GUSTI UTAMI.pdf Download (53kB) |
|
|
Text
114220071_Halaman Pengesahan - CHINTYA GUSTI UTAMI.pdf Download (236kB) |
|
|
Text
114220071_Daftar Isi - CHINTYA GUSTI UTAMI.pdf Download (443kB) |
|
|
Text
114220071_Daftar Pustaka - CHINTYA GUSTI UTAMI.pdf Download (296kB) |
|
|
Text
114220071_Fulltext - CHINTYA GUSTI UTAMI.pdf Restricted to Repository staff only Download (18MB) |
Abstract
Kadar besi (Fe) pada air baku di Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Kotagede masih relatif tinggi sehingga berpotensi menyebabkan kualitas air tidak memenuhi standar yang ditetapkan. Sistem pengolahan yang digunakan berupa kombinasi aerasi menggunakan multitray aeration dan klorinasi. Namun, proses pengolahan yang diterapkan belum menunjukkan efektivitas optimal dalam penyisihan besi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas dan indeks air baku menggunakan WQI sebagai kondisi awal sebelum pengolahan, mengevaluasi kinerja unit pengolahan, serta menganalisis pengaruh variasi dosis klorin dan waktu detensi terhadap efektivitas penyisihan besi (Fe). Hasil analisis digunakan sebagai dasar dalam merumuskan rekomendasi pengelolaan guna meningkatkan kinerja sistem pengolahan air bersih.
Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan rancangan percobaan berupa variasi dosis klorin sebesar 0; 2; 4; dan 6 mg/ L serta waktu detensi yaitu 0; 30; 45; dan 60 menit. Parameter kualitas air yang diujikan meliputi Besi (Fe), Total Dissolved Solid (TDS) dan kekeruhan. Pengujian dilakukan melalui analisis laboratorium. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif dan regresi polinomial untuk mengetahui pola hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat serta menentukan kondisi optimum proses pengolahan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penyisihan besi (Fe) dipengaruhi oleh interaksi antara dosis klorin dan waktu detensi dengan pola hubungan non-linier dan tingkat hubungan yang kuat dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,9852 dan 0,9346. Hal ini mengindikasikan adanya kondisi optimum pada kombinasi dosis klorin 4 mg/L dan waktu detensi 60 menit. Namun, pada kondisi aktual IPA, waktu detensi yang tersedia belum mencapai kondisi optimum yang dibutuhkan. Oleh karena itu, arahan pengelolaan yang direkomendasikan adalah pemindahan titik injeksi klorin sebelum proses sedimentasi yang akan menambah waktu detensi, dimana tujuannya untuk meningkatkan efektivitas penyisihan.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Klorin, Pengolahan Air Bersih, Penyisihan Besi, Waktu Detensi |
| Subjek: | G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | UPA Perpustakaan |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 04:04 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 04:04 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49511 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
