PENGARUH POPULASI TERNAK, LUAS LAHAN, DAN TENAGA KERJA INFORMAL TERHADAP EMISI CO2 SEKTOR PERTANIAN INDONESIA

Setyaningrum, Kurnia (2026) PENGARUH POPULASI TERNAK, LUAS LAHAN, DAN TENAGA KERJA INFORMAL TERHADAP EMISI CO2 SEKTOR PERTANIAN INDONESIA. Skripsi thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 143220043_Cover - Kurnia Setyaningrum.pdf] Text
143220043_Cover - Kurnia Setyaningrum.pdf

Download (120kB)
[thumbnail of 143220043_Abstrak - Kurnia Setyaningrum.pdf] Text
143220043_Abstrak - Kurnia Setyaningrum.pdf

Download (239kB)
[thumbnail of 143220043_Halaman Pengesahan - Kurnia Setyaningrum.pdf] Text
143220043_Halaman Pengesahan - Kurnia Setyaningrum.pdf

Download (610kB)
[thumbnail of 143220043_Daftar Isi - Kurnia Setyaningrum.pdf] Text
143220043_Daftar Isi - Kurnia Setyaningrum.pdf

Download (225kB)
[thumbnail of 143220043_Daftar Pustaka - Kurnia Setyaningrum.pdf] Text
143220043_Daftar Pustaka - Kurnia Setyaningrum.pdf

Download (234kB)
[thumbnail of 143220043_Fulltext - Kurnia Setyaningrum.pdf] Text
143220043_Fulltext - Kurnia Setyaningrum.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Emisi CO₂ sektor pertanian menjadi isu penting karena peningkatan aktivitas produksi pertanian berpotensi menimbulkan dampak lingkungan berupa peningkatan emisi gas rumah kaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor produksi pertaniaan yang mempengaruhi emisi CO2 sektor pertanian di Indonesia pada tahun 2018-2024. Data yang digunakan adalah data sekunder dari 34 provinsi di Indonesia dengan metode analisis regresi data panel melalui pendekatan Random Effect Model (REM). Data yang digunakan diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi ternak berpengaruh positif dan signifikan terhadap emisi CO₂ sektor pertanian yang mengindikasikan bahwa peningkatan jumlah ternak dapat meningkatkan emisi melalui fermentasi enterik dan dekomposisi limbah ternak. Luas lahan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap emisi CO₂ sektor pertanian karena peningkatan aktivitas budidaya dan pengelolaan lahan berpotensi meningkatkan emisi. Sedangkan, tenaga kerja informal sektor pertanian tidak berpengaruh signifikan secara statistik terhadap emisi CO₂ sektor pertanian, meskipun variabel ini menunjukkan arah positif. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tenaga kerja informal tidak secara langsung meningkatkan emisi, melainkan kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain seperti teknologi, intensitas produksi, dan penggunaan input pertanian.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Emisi CO2, Populasi Ternak, Luas Lahan, Tenaga Kerja Informal
Subjek: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > (S1) Ekonomi Pembangunan
Depositing User: UPA Perpustakaan
Date Deposited: 05 Oct 2026 04:17
Last Modified: 05 Oct 2026 04:17
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49476

Actions (login required)

View Item View Item