Winastiyanto, Radhik and Nadeak, Reynaldo (2022) PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA ALUMINIUM SULFAT DARI BAUKSIT DAN ASAM SULFAT KAPASITAS 45.000 TON/TAHUN. Skripsi thesis, UPNVYK.
|
Text
3. Cover.pdf Download (222kB) |
|
|
Text
2. Abstrak.pdf Download (9kB) |
|
|
Text
4. Lembar Pengesahan Dosen Pembimbing.pdf Download (196kB) |
|
|
Text
5. Daftar Isi.pdf Download (126kB) |
|
|
Text
6. Daftar Pustaka.pdf Download (309kB) |
|
|
Text
1. Prarancangan Pabrik Kimia Alumnium Sulfat Radhik Winastyanto (121150075) & Reynaldo Nadeak (121150127).pdf Restricted to Repository staff only Download (28MB) |
Abstract
Pabrik Aluminium Sulfat dengan kapasitas 45.000 ton/tahun akan dibangun
di Kawasan Industri Ketapang, Kalimantan Barat, dengan luas tanah 30.353,12
m
2
. Bahan baku berupa Bauksit yang diperoleh dari PT. Aneka Tambang melalui
jalur darat sedangkan Asam Sulfat didapatkan dari PT. Indo Acid Industri.
Pabrik dirancang beroperasi secara kontinyu selama 330 hari, 24 jam per hari,
dan membutuhkan karyawan sebanyak 208 orang.
Pembuatan Aluminium Sulfat diawali dengan mereaksikan Bauksit dan
Asam Sulfat dalam fase padat-cair di reaktor alir tangki berpengaduk seri yang
berlangusng secara eksotermis dengan suhu operasi 110
C pada tekanan 3 atm..
Produk keluar reaktor dengan suhu 110°C tekanan 3 atm di alirkan menuju filter
press (FP-01) untuk memisahkan padatan yang tidak bereaksi lalu filtrate akan
dialirkan ke netralizer (N-01) untuk mentralkan Asam Sulfat dengan
menggunakan Al(OH)3. Pada neutralizer suhu produk didinginkan dengan
menggunakan jaket pendingin. Kandungan air dari produk keluaran netralizer
akan diuapkan di evaporator (EV-01) lalu dikristalkan dengan crystallizer (CR01).
Kandungan air dari produk yang sudah di kristalkan akan dikurangi di
centrifuge (CF-01) dan produk dari centrifuge akan dikeringkan kembali di rotary
dryer (RD-01) hingga 1% massa.
Unit utilitas menyediakan kebutuhan air keseluruhan sebanyak 394,74
m
o
3
/jam diperoleh dari Sungai Tawan . Steam yang digunakan adalah steam
lewat jenuh pada suhu 130
C dan tekanan 3 atm sejumlah 12.150,695 kg/jam.
Kebutuhan listrik dipenuhi dengan cara membeli dari Perusahaan Listrik Negara
(PLN) sebesar 472 kW dan digunakan generator cadangan dengan bahan bakar
sebesar 3.609,78 l/tahun. Kebutuhan bahan bakar untuk boiler 7.054.719,73
l/tahun. Kebutuhan udara tekan sebesar 22.336 m
o
/jam.
Hasil evaluasi secara ekonomi memerlukan Fixed Capital Invesment
3
sebesar Rp 387.981.084.193,95 dan Working Capital sebesar Rp
126.907.109.356,14. Return Of Invesment (ROI) sebelum pajak 23,39 % dan
sesudah pajak 18,71% ssedangkan Pay Out Time (POT) sebelum pajak 2,99
tahun dan sesudah pajak 3,48 tahun. Break Even Point (BEP) sebesar 47,49 %
dan Shut Down Point (SDP) sebesar 13,82 % dengan Discounted Cash Flow
(DCF) 29,03%. Dengan demikian ditinjau dari segi teknis dan ekonomi, Pabrik
Aluminium Sulfat layak untuk dipertimbangkan.
Kata Kunci : Aluminium Sulfat , Bauksit
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aluminium Sulfat , Bauksit |
| Subjek: | T Technology > TP Chemical technology |
| Divisions: | Fakultas Teknik Industri > (S1) Teknik Kimia |
| Depositing User: | Eny Suparny |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 08:32 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 08:45 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49327 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
