NUGROHO, ADITYA (2026) ANALISIS PENGARUH KONDISI JALAN TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR UNTUK PEMILIHAN JALUR MENUJU CRUSHER PT KALTIM PRIMA COAL. Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.
|
Text
1_Cover_112210004 - Aditya Nugroho.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_112210004 - Aditya Nugroho.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_112210004 - Aditya Nugroho.pdf Download (264kB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_112210004 - Aditya Nugroho.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_112210004 - Aditya Nugroho.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
6_Fulltext_112210004 - Aditya Nugroho.pdf Restricted to Repository staff only Download (104MB) |
Abstract
Konsumsi bahan bakar alat angkut merupakan salah satu komponen utama biaya
operasional dalam kegiatan penambangan batubara. Berdasarkan data historis
pengangkutan di Pit Inul Lignit, konsumsi bahan bakar aktual unit Komatsu
HD785-7 pada jalur menuju crusher menunjukkan fluktuasi dan cenderung
melebihi nilai rencana perusahaan sebesar 80 liter/jam pada beberapa periode.
Selain itu, produktivitas alat angkut masih berada di bawah target perusahaan
sebesar 36 ton/jam, serta nilai fuel ratio yang lebih tinggi dari target 2,2 liter/ton
menunjukkan bahwa efisiensi pengangkutan belum optimal.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi jalan terhadap
konsumsi bahan bakar serta menentukan jalur pengangkutan yang paling efisien.
Data yang digunakan meliputi grade jalan, rolling resistance, dan panjang lintasan
pada dua jalur pengangkutan, yaitu Underpass dan Crossing 4. Analisis dilakukan
menggunakan metode rimpull untuk menghitung tahanan total, kemudian konsumsi
bahan bakar dihitung berdasarkan load factor. Hubungan antara kondisi jalan dan
konsumsi bahan bakar dianalisis menggunakan regresi linier.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa grade dan rolling resistance memiliki
hubungan linier terhadap konsumsi bahan bakar dengan nilai koefisien determinasi
(R²) berkisar 61–84%, di mana rolling resistance memberikan pengaruh yang lebih
dominan. Sebelum dilakukan perbaikan, jalur Crossing 4 memiliki konsumsi bahan
bakar lebih tinggi pada kondisi basah sebesar 84,79 liter/jam dibandingkan jalur
Underpass sebesar 83,25 liter/jam, namun memiliki produktivitas sedikit lebih
tinggi akibat jarak yang lebih pendek. Fuel ratio pada kedua jalur masih belum
efisien, berkisar 2,3–2,9 liter/ton. Setelah dilakukan perbaikan jalan pada jalur
Underpass, terjadi penurunan rolling resistance yang berdampak pada peningkatan
efisiensi, ditunjukkan dengan penurunan fuel ratio hingga 2,1 liter/ton. Analisis
daya dukung menunjukkan bahwa jalan angkut memerlukan CBR minimum teoritis
sekitar 39% agar mampu menahan beban alat angkut secara optimal.
Kata kunci: Alat Angkut, Konsumsi bahan bakar, Grade Jalan, Rolling Resistance,
Rimpull.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | ADITYA NUGROHO (Penulis- 112210004) ; Peter Eka Rosadi (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Alat Angkut, Konsumsi bahan bakar, Grade Jalan, Rolling Resistance, Rimpull. |
| Subjek: | T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Pertambangan |
| Depositing User: | A.Md Eko Suprapti |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 01:19 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 01:19 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49258 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
