NABILA, INDY ALIN (2026) Penggunaan Foto Udara Oblique dengan Pendekatan 3D Model untuk Evaluasi Pemanfataan Ruang. Skripsi thesis, UPN "Veteran" Yogyakarta.
|
Text
117220003_Cover - INDY ALIN NABILA.pdf Download (159kB) |
|
|
Text
117220003_Halaman Pengesahan - INDY ALIN NABILA.pdf Download (116kB) |
|
|
Text
117220003_Daftar Pustaka - INDY ALIN NABILA.pdf Download (181kB) |
|
|
Text
117220003_Abstrak - INDY ALIN NABILA.pdf Download (211kB) |
|
|
Text
117220003_Daftar Isi - INDY ALIN NABILA.pdf Download (343kB) |
|
|
Text
117220003_Fulltext - INDY ALIN NABILA.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Kota Depok menjadi salah satu kota dengan kepadatan yang tinggi serta kota yang
mengalami pertumbuhan penduduk secara konsisten tiap tahun. Hal tersebut
membuat meningkatnya kebutuhan pemukiman. Agar pembangunan terkendali,
dilakukan pengendalian berupa Peraturan Daerah Nomor 9 tahun 2022 Tentang
Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Depok yang mengatur intensitas
pemanfaatan ruang. Intensitas pemanfaatan ruang yaitu ketentuan yang mengatur
mengenai kepadatan zona terbangun yang diukur berdasarkan komponen
pemanfaatan ruang seperti Koefisien Dasar Bangunan (KDB), Koefisien Lantai
Bangunan (KLB) dan Koefisien Dasar Hijau (KDH). Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui nilai aktual intensitas pemanfaatan ruang pada area penelitian
menggunakan digitasi tapak bangunan dari foto udara oblique serta pemodelan 3D
sebagai visualisasi pola bangunan serta memberikan informasi jumlah lantai, luas
RTH dan parameter intensitas pemanfaatan ruang secara akurat. Metode ini
memungkinkan analisis spasial intensitas pemanfaatan ruang dan menilai
kesesuaian kondisi aktual dengan ketentuan RTRW Kota Depok. Hasil penelitian
menunjukkan adanya variasi pada KDB dari 6% hingga 99,6%, sementara KLB berkisar antara 0,06 hingga 3,71 dengan angka dominan 0,8–1,6 dengan maksimal 4 lantai dan KDH berada dalam rentang 0% sampai 75%. Namun, hanya terdiri dari 13 dari 1376 bangunan saja yang memiliki nilai KDH. Variasi ini menunjukkan adanya ketimpangan dalam
pemanfaatan ruang dan menunjukkan adanya ketidaksesuaian dengan peraturan yang berlaku. Model 3D memberikan gambaran terhadap pola distribusi bangunan dengan cukup baik, meskipun belum termodelkan secara maksimal. Pola bangunan cenderung berbentuk cluster yang mengikuti jaringan jalan dengan tingkat kepadatan yang tinggi.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | INDY ALIN NABILA (Penulis-117220003) ; Maulana Yudinugroho (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Intensitas Pemanfaatan Ruang, Oblique, Pemodelan 3D , UAV |
| Subjek: | Q Science > QA Mathematics > QA76 Computer software |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geomatika |
| Depositing User: | A.Md Eko Suprapti |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 03:26 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 03:27 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49238 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
