LATAR BELAKANG KUDETA MILITER DI NIGER TAHUN 2023

JONATHAN STANLEY FEDERICO PURNOMO, . (2026) LATAR BELAKANG KUDETA MILITER DI NIGER TAHUN 2023. Tugas Akhir thesis, UPN Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of Cover_151220132 - Jonathan Stanley.pdf] Text
Cover_151220132 - Jonathan Stanley.pdf

Download (190kB)
[thumbnail of Abstrak_151220132 - Jonathan Stanley.pdf] Text
Abstrak_151220132 - Jonathan Stanley.pdf

Download (210kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan_151220132 - Jonathan Stanley.pdf] Text
Halaman Pengesahan_151220132 - Jonathan Stanley.pdf

Download (85kB)
[thumbnail of Daftar Isi_151220132 - Jonathan Stanley.pdf] Text
Daftar Isi_151220132 - Jonathan Stanley.pdf

Download (147kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_151220132 - Jonathan Stanley.pdf] Text
Daftar Pustaka_151220132 - Jonathan Stanley.pdf

Download (325kB)
[thumbnail of Fulltext_151220132 - Jonathan Stanley.pdf] Text
Fulltext_151220132 - Jonathan Stanley.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id

Abstract

Penelitian ini menganalisis latar belakang kudeta militer di Niger pada 26 Juli 2023 yang menggulingkan Presiden Mohamed Bazoum. Kudeta kelima sejak kemerdekaan ini terjadi di tengah krisis multidimensional yang melemahkan legitimasi pemerintahan sipil. Tujuan penelitian adalah menjelaskan faktor-faktor penyebab kudeta dengan menggunakan kerangka pemikiran Eric A. Nordlinger yang membedakan faktor struktural (jangka panjang) dan faktor kontekstual (pemicu langsung). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan dari jurnal ilmiah, buku akademik, laporan lembaga internasional, dan artikel berita. Hasil temuan menunjukkan bahwa faktor struktural meliputi delegitimasi Mohamed Bazoum dalam bidang sosial-politik (warisan patronase dari era Issoufou dan identitas etnis Bazoum sebagai minoritas Arab), bidang keamanan (memburuknya ancaman terorisme Sahel dan kebijakan luar negeri yang terlalu condong pada Barat), serta bidang ekonomi (kemiskinan kronis, ketimpangan pengelolaan uranium dan minyak, serta ketergantungan pada bantuan asing). Sementara itu, faktor kontekstual mencakup akumulasi ketidakpuasan militer dalam bidang sosial-politik, keamanan, dan ekonomi, yang kemudian dipicu secara langsung oleh pemecatan Jenderal Salifou Modi dari posisi Kepala Staf Angkatan Darat (1 April 2023) dan rencana pemecatan Jenderal Abdourahmane Tchiani dari posisi Kepala Garda Presiden (24 Juli 2023). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kudeta 2023 tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan hasil interaksi antara delegitimasi struktural jangka panjang dan pemicu kontekstual jangka pendek yang bersama-sama memungkinkan intervensi militer.

Item Type: Tugas Akhir (Tugas Akhir)
Uncontrolled Keywords: kudeta Niger 2023, faktor struktural, faktor kontekstual, Mohamed Bazoum, Abdourahmane Tchiani
Subjek: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > (S1) Ilmu Hubungan Internasional
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 11 Jun 2026 03:48
Last Modified: 11 Jun 2026 03:48
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49233

Actions (login required)

View Item View Item