Efisiensi Campuran Herbisida Berbahan Aktif Oksifluorfen dan Pendimethalin Berbagai Dosis terhadap Pengendalian Gulma dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.)

Alwihana Salsabila, . (2026) Efisiensi Campuran Herbisida Berbahan Aktif Oksifluorfen dan Pendimethalin Berbagai Dosis terhadap Pengendalian Gulma dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.). Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of Cover_134220134.pdf] Text
Cover_134220134.pdf

Download (116kB)
[thumbnail of Abstrak_134220134.pdf] Text
Abstrak_134220134.pdf

Download (294kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan_134220134.pdf] Text
Lembar Pengesahan_134220134.pdf

Download (506kB)
[thumbnail of Daftar Isi_134220134.pdf] Text
Daftar Isi_134220134.pdf

Download (208kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka_134220134.pdf] Text
Daftar Pustaka_134220134.pdf

Download (353kB)
[thumbnail of Fulltext_134220134.pdf] Text
Fulltext_134220134.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan komoditas pangan penting yang produktivitasnya sering menurun akibat kompetisi gulma, terutama pada fase awal pertumbuhan. Pengendalian gulma secara kimia melalui campuran herbisida menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan efektivitas pengendalian sekaligus menjaga hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi campuran herbisida berbahan aktif oksifluorfen dan pendimethalin pada berbagai dosis terhadap pengendalian gulma dan hasil tanaman kacang hijau. Penelitian dilaksanakan pada November 2025 – Januari 2026 di Desa Bandingan, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) satu faktor dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan terdiri atas K0 (kontrol), K1 (OF 2 L/ha), K2 (PM 1,5 kg a.i/ha), K3 (OF 0,5 L/ha + PM 1,5 kg a.i/ha), K4 (OF 0,5 L/ha + PM kg a.i/ha), K5 (OF 1 L/ha + PM 1,5 kg ai/ha), K6 (OF 1 L/ha + PM1 kg a.i/ha), K7 (OF 1,5 L/ha + PM 1 kg a.i/ha), K8 (OF 1,5 L/ha + PM 0,5 kg a.i/ha). Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA, apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan K6 (OF 1 L/ha + PM 1 kg a.i/ha) paling optimal menekan populasi dan bobot kering gulma serta memberikan efisiensi pengendalian gulma 91,2%. Perlakuan K4 (OF 0,5 L/ha + PM 1 kg bahan aktif/ha) memberikan hasil jumlah polong per petak tertinggi. Seluruh perlakuan campuran tidak menimbulkan gejala fitotoksisitas pada tanaman kacang hijau.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: ALWIHANA SALSABILA (Penulis - 134220134) ; Abdul Rizal AZ (Pembimbinga)
Uncontrolled Keywords: gulma, kacang hijau, oksifluorfen, pendimethalin
Subjek: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > (S1) Agroteknologi
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 04 Jun 2026 08:43
Last Modified: 04 Jun 2026 08:43
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49125

Actions (login required)

View Item View Item