Adinda Najwa Umi Karina, . (2026) ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU KEDELAI PADA PABRIK TAHU KURING KALURAHAN BANGUNHARJO KAPANEWON SEWON KABUPATEN BANTUL. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.
|
Text
1_Cover_135220004.pdf Download (209kB) |
|
|
Text
2_Abstrak_135220004.pdf Download (268kB) |
|
|
Text
3_Halaman Pengesahan_135220004.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
4_Daftar Isi_135220004.pdf Download (214kB) |
|
|
Text
5_Daftar Pustaka_135220004.pdf Download (237kB) |
|
|
Text
6_Fulltext_135220004.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Pabrik Tahu Kuring merupakan salah satu usaha agroindustri yang bergantung pada ketersediaan bahan baku kedelai agar proses produksi dapat berjalan lancar. Pabrik Tahu Kuring masih menghadapi kendala pengendalian persediaan bahan baku kedelai yang ditandai dengan frekuensi pemesanan yang tinggi dan adanya sisa persediaan di gudang. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis jumlah pemesanan bahan baku kedelai yang optimal; 2) menganalisis jumlah persediaan pengaman (safety stock) bahan baku kedelai; 3) menganalisis titik pemesanan ulang (reorder point) bahan baku kedelai; dan 4) meramalkan kebutuhan bahan baku kedelai tiga bulan ke depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penentuan lokasi dan responden dilakukan secara sengaja (purposive). Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi Economic Order Quantity (EOQ), persediaan pengaman (SS), titik pemesanan ulang (ROP), dan peramalan menggunakan metode Holt’s Linear Trend. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) jumlah pemesanan bahan baku kedelai yang optimal
sebesar 3.703,97 kg untuk setiap kali pemesanan; 2) jumlah persediaan pengaman (safety stock) bahan baku kedelai yang perlu disediakan sebesar 45,40 kg; 3) titik pemesanan ulang (reorder point) bahan baku kedelai yang tepat adalah 405,06 kg; dan 4) kebutuhan bahan baku kedelai di Pabrik Tahu Kuring untuk bulan Januari hingga Maret 2026 menunjukkan kecenderungan (tren) meningkat. Penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ), persediaan pengaman (SS), titik pemesanan ulang (ROP), dan peramalan dapat menjadi dasar bagi Pabrik Tahu Kuring dalam mengendalikan persediaan yang lebih optimal, sehingga kelangsungan produksi tetap terjaga dengan total biaya persediaan yang minimal.
| Item Type: | Tugas Akhir (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | ADINDA NAJWA UMI KARINA (Penulis - 135220004) ; Eko Murdiyanto (Pembimbing) |
| Uncontrolled Keywords: | Jumlah Pemesanan, Persediaan Bahan Baku, Persediaan Pengaman, Peramalan Kebutuhan, Titik Pemesanan Ulang |
| Subjek: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > (S1) Agribisnis |
| Depositing User: | Indah Lestari |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 08:52 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 08:52 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49081 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
