PENENTUAN LOKASI SUMUR INFILL BERDASARKAN INTEGRASI DATA GEOLOGI, RESERVOIR DAN DATA PRODUKSI PADA LAPANGAN "EF"

Erika Febriyanti, . (2026) PENENTUAN LOKASI SUMUR INFILL BERDASARKAN INTEGRASI DATA GEOLOGI, RESERVOIR DAN DATA PRODUKSI PADA LAPANGAN "EF". Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1_Cover_113220202.pdf] Text
1_Cover_113220202.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of 2_Abstrak_113220202.pdf] Text
2_Abstrak_113220202.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesehan_113220202.pdf] Text
3_Halaman Pengesehan_113220202.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_113220202.pdf] Text
4_Daftar Isi_113220202.pdf

Download (4MB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_113220202.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_113220202.pdf

Download (858kB)
[thumbnail of 6_Fulltext_113220202.pdf] Text
6_Fulltext_113220202.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Lapangan EF merupakan lapangan minyak yang telah berproduksi sejak tahun 1961 dan saat ini tergolong sebagai mature field. Seiring lamanya periode produksi, lapangan ini mengalami penurunan laju produksi minyak disertai peningkatan water cut secara signifikan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa proses pengurasan reservoir tidak berlangsung secara merata akibat heterogenitas reservoir, sehingga masih terdapat potensi minyak sisa (remaining oil) yang belum terdrainase secara optimal. Penelitian ini bertujuan menentukan lokasi sumur infill yang optimal pada Zona A Lapangan EF melalui integrasi data geologi reservoir dan data produksi.
Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menghitung radius pengurasan (drainage radius, re) setiap sumur menggunakan metode volumetrik berdasarkan akumulasi produksi minyak (cumulative oil production, Np). Nilai radius pengurasan kemudian divisualisasikan secara spasial dalam bentuk bubble map yang dioverlay dengan peta Hydrocarbon Pore Volume (HCPV) dan peta struktur reservoir untuk mengidentifikasi area yang belum terdrainase secara optimal (underdrained area). Analisis selanjutnya dilakukan dengan mengintegrasikan parameter petrofisika untuk mengevaluasi potensi hidrokarbon tersisa pada area yang belum terdrainase secara optimal.
Hasil analisis menunjukkan adanya beberapa area underdrained pada Zona A yang masih memiliki potensi minyak sisa. Integrasi distribusi radius pengurasan, nilai HCPV, dan kualitas reservoir menghasilkan rekomendasi empat titik sumur infill pada tiga main closure. Area tersebut memiliki kisaran porositas19-20%, permeabilitas 285-303 mD, NTG 0,8-1,0, dan HCPV 3,35-4,42 m, dengan radius pengurasan (re) 5-60 m serta jarak terhadap sumur existing 92-212 m. Penempatan sumur infill pada zona dengan HCPV tinggi dan di luar jangkauan radius pengurasan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengurasan reservoir serta mengoptimalkan perolehan minyak pada Zona A Lapangan EF.

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: ERIKA FEBRIYANTI (Penulis - 113220202) ; HARIYADI (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Hydrocarbon pore volume (HCPV), mature field, Radius Pengurasan, remaining oil,sumur infill
Subjek: T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Perminyakan
Depositing User: Indah Lestari
Date Deposited: 29 May 2026 07:25
Last Modified: 29 May 2026 07:25
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/49012

Actions (login required)

View Item View Item