PENGARUH PEMBANGUNAN JALAN TOL SEMARANG – SOLO TERHADAP PERUBAHAN LAHAN PERTANIAN KECAMATAN AMPEL, KABUPATEN BOYOLALI MENGGUNAKAN METODE POST-CLASSIFICATION COMPARISON

Mustika Ghina Saliyanti, . (2026) PENGARUH PEMBANGUNAN JALAN TOL SEMARANG – SOLO TERHADAP PERUBAHAN LAHAN PERTANIAN KECAMATAN AMPEL, KABUPATEN BOYOLALI MENGGUNAKAN METODE POST-CLASSIFICATION COMPARISON. Skripsi thesis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta.

[thumbnail of 1_Cover_117220025.pdf] Text
1_Cover_117220025.pdf

Download (104kB)
[thumbnail of 2_Abstrak_117220025.pdf] Text
2_Abstrak_117220025.pdf

Download (870kB)
[thumbnail of 3_Halaman Pengesahan_117220025.pdf] Text
3_Halaman Pengesahan_117220025.pdf

Download (565kB)
[thumbnail of 4_Daftar Isi_117220025.pdf] Text
4_Daftar Isi_117220025.pdf

Download (810kB)
[thumbnail of 5_Daftar Pustaka_117220025.pdf] Text
5_Daftar Pustaka_117220025.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 6_Skripsi Full_117220025.pdf] Text
6_Skripsi Full_117220025.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: https://upnyk.ac.id/

Abstract

Pembangunan jalan tol Trans Jawa ruas Semarang - Solo merupakan bagian dari
proyek tol Trans Jawa yang menjadi prioritas nasional untuk mempercepat akses
transportasi, mendukung pengembangan pariwisata, serta mengurangi tingkat
kemacetan di kawasan segitiga emas Jogja – Solo – Semarang (JOGLOSEMAR).
Meskipun demikian, pembangunan jalan tol ruas Semarang - Solo berdampak pada
alih fungsi lahan, khususnya pada lahan pertanian di kawasan yang dilintasi jalan
tol. Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali merupakan salah satu kecamatan yang
dilalui jalan tol Semarang - Solo yang secara geografis terletak di dataran tinggi
lereng Gunung Merbabu yang memiliki lahan pertanian produktif lebih tinggi
dibandingkan kecamatan lain yang dilintasi jalan tol. Oleh karena itu, penelitian ini
dilakukan untuk mengidentifikasi perubahan lahan pertanian di Kecamatan Ampel
akibat pembangunan infrastruktur jalan tol. Analisis dilakukan berbasis
penginderaan jauh menggunakan citra Landsat yang dilakukan pengolahan change
detection metode post classification comparison untuk mengidentifikasi perubahan
lahan pertanian menjadi non pertanian lalu menghitung luasan perubahannya.
Penelitian ini menganalisis perubahan lahan pertanian akibat pembangunan jalan
tol dalam tiga fase waktu, yaitu tahun 2015 sebagai fase sebelum pembangunan
jalan tol, tahun 2019 sebagai fase pasca konstruksi, serta tahun 2025 sebagai fase
dampak jangka menengah setelah jalan tol beroperasi. Hasil analisis menunjukkan
bahwa lahan pertanian mengalami alih fungsi menjadi lahan non pertanian seluas
193,12 Ha selama periode 2015 hingga 2025. Perubahan terbesar terjadi pada lahan
sawah yang berubah menjadi lahan permukiman seluas 79,75 Ha (41,3%) dan
perkebunan campuran menjadi lahan permukiman seluas 51,40 Ha (26,6%). Di sisi
lain, kelas lahan pertanian ladang mengalami perubahan kurang dari 15% terhadap
total luas wilayah penelitian.
Kata kunci: Jalan Tol, Konversi Lahan Pertanian, Post-Classification Comparisson

Item Type: Tugas Akhir (Skripsi)
Additional Information: MUSTIKA GHINA SALIYANTI (Penulis - 117220025) ; Dwi Wahyuningrum (Pembimbing)
Uncontrolled Keywords: Jalan Tol, Konversi Lahan Pertanian, Post-Classification Comparisson
Subjek: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
G Geography. Anthropology. Recreation > GA Mathematical geography. Cartography
Q Science > QE Geology
S Agriculture > S Agriculture (General)
T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TF Railroad engineering and operation
Divisions: Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S1) Teknik Geomatika
Depositing User: Bayu Pambudi
Date Deposited: 25 May 2026 09:12
Last Modified: 25 May 2026 09:12
URI: http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48865

Actions (login required)

View Item View Item