Rahmat Ernowo, . (2026) STUDI LABORATORIUM DEMULSIFIER YANG COCOK UNTUK DIIMPLEMENTASIKAN DI RAMBA FIELD. Tesis thesis, UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL VETERAN YOGYAKARTA.
|
Text
Cover_213222008.pdf Download (252kB) |
|
|
Text
Abstrak_213222008.pdf Download (294kB) |
|
|
Text
Halaman Pengesahan_213222008.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
Daftar Isi_213222008.pdf Download (363kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_213222008.pdf Download (241kB) |
|
|
Text
Fulltext_213222008.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Fluida produksi di Stasiun Pengumpul Ramba memiliki rasio air:minyak sebesar
60:40 yang menunjukkan tingginya kandungan air dalam sistem produksi. Kondisi
ini menyebabkan terbentuknya emulsi air dalam minyak (W/O) yang stabil dan sulit
dipisahkan, sehingga berpotensi menurunkan efisiensi proses pemisahan serta
kualitas minyak yang dihasilkan. Oleh sebab itu diperlukan formulasi demulsifier
yang optimal untuk meningkatkan efektivitas pemecahan emulsi dan mendukung
kinerja fasilitas produksi di lapangan.
Evaluasi dilakukan melalui pengujian bottle test standar dengan dosis injeksi
demulsifier sebesar 200 ppm pada suhu 40°C. Tahapan awal meliputi seleksi tujuh
zat aktif tunggal dari tiga kategori, yaitu water drop, interface, dan clear water
untuk menentukan kandidat terbaik dari masing-masing tipe. Selanjutnya zat aktif
terpilih diformulasikan menjadi delapan komposisi demulsifier (RE-1 hingga RE4)
dengan variasi persentase komponen, termasuk penambahan 5% acid untuk
mengkaji efek sinergisnya. Parameter evaluasi mencakup tingkat destabilisasi
emulsi, kualitas interface minyak-air, serta kejernihan fase air terpisah, dengan
perbandingan terhadap sampel kontrol (blank).
Hasil observasi menunjukkan bahwa penambahan 5% acid secara siginifikan
meningkatkan performa seluruh komposisi demulsifier dalam memecah emulsi.
Formulasi dengan acid (RE-1 hingga RE-4) menghasilkan lapisan antarmuka
minyak-air (interface) yang jauh lebih stabil, jelas, dan mudah diamati, serta
menghasilkan fase air yang lebih jernih dibandingkan formulasi tanpa acid. Hal
tersebut mengindikasikan proses koalesensi dan pengendapan air yang jauh lebih
efektif. Dengan demikian, penambahan acid 5% terbukti menjadi faktor kunci
dalam optimasi formulasi demulsifier untuk meningkatkan efisiensi pemisahan
emulsi pada fluida produksi di Lapangan Ramba.
Kata kunci: Acid, Bottle Test, Demulsifier, Emulsi, Interface
| Item Type: | Tugas Akhir (Tesis) |
|---|---|
| Additional Information: | RAHMAT ERNOWO (PENULIS - 213222008) ; NUR SUHASCARYO (PEMBIMBING 1) ; DEDI KRISTANTO (PEMBIMBING 2) |
| Uncontrolled Keywords: | Acid, Bottle Test, Demulsifier, Emulsi, Interface |
| Subjek: | T Technology > TP Chemical technology |
| Divisions: | Fakultas Teknologi Mineral dan Energi > (S2) Magister Teknik Perminyakan |
| Depositing User: | A.Md Eko Suprapti |
| Date Deposited: | 20 May 2026 10:13 |
| Last Modified: | 20 May 2026 10:13 |
| URI: | http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/48581 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
